Mataram (ANTARA) - Dinas Pariwisata Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, optimistis proyek pembangunan lapak kuliner Pantai Ampenan senilai Rp2,4 miliar, rampung tepat waktu sesuai dengan kontrak pada 25 Desember 2019.

"Berdasarkan, laporan sekitar 2-3 minggu lalu, capaian pengerjaan sekitar 57 persen. Sekarang saya belum terima laporan, mungkin sudah signifikan," kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram I Made Swastika Negara di Mataram, Jumat.

Dikatakannya, keyakinan pihak kontraktor dapat mengerjakan proyek tersebut tepat waktu karena pekerjaan tinggal memasang material pabrikan, seperti tiang dan atap.

"Kalau material siap, tinggal dipasang-pasang saja sehingga realisasi bisa mencapai 90 persen," katanya.

Menyinggung tentang penataan PKL, Swastika Negara mengatakan, setelah lapak rampung, penataan PKL akan dilakukan bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, termasuk camat dan lurah setempat.

Dalam penataannya nanti, Dispar akan membuat ketentuan agar pedagang tidak lagi berjualan di pinggir pantai atau di luar lapak yang sudah disiapkan.

"Kami juga akan mengklasifikasikan jenis dagangan para PKL, agar bervariasi tidak monoton menjual kopi saja," ujarnya.

Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sebelumnya mengingatkan kepada Dinas Pariwisata agar proyek penataan objek wisata Pantai Ampenan jangan sampai gagal.

Apabila proyek penataan kawasan objek wisata Pantai Ampenan khususnya untuk PKL ini gagal, maka pemerintah kota tidak akan diberikan apresiasi dan perhatian lagi oleh pemerintah pusat.

Sementara, pemerintah kota sudah menyiapkan usulan berbagai program pariwisata lainnya yang masih membutuhkan dukungan dana dari pemerintah pusat. "Anggaran kita sangat terbatas, karenanya dukungan dari pemerintah pusat sangat kita perlukan," katanya.

Karenanya, dia berharap dengan adanya dukungan anggaran untuk penataan Pantai Ampenan tahun ini, diharapkan aktivitas revitalisasi Pantai Ampenan bisa tuntas dan kawasan Pantai Ampenan membaik, pengunjung semakin banyak serta aktivitas ekonomi bergerak produktif.


 

Pewarta : Nirkomala
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2024