Mataram, 29/5 (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat terus berupaya membangun 50 kampung media di berbagai lokasi strategis hingga tahun 2013.
"Kami programkan 50 kampung media yang pelaksanaannya secara bertahap, setiap tahun minimal 10 kampung media baru," kata Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Nusa Tenggara Barat (NTB) Ahmad Baharuddin, di Mataram, Sabtu.
Ia mengatakan untuk merealisasikan program pembangunan 50 kampung media itu pihaknya menjalin kerja sama dengan manajemen PT Telkom NTB.
Instalasi pusat jaringan kampung media itu dipasang di kantor Dishubkominfo sehingga cukup leluasa memantau perkembangan kampung media di berbagai lokasi, namun sistem jaringannya ditata oleh pihak Telkom.
"Tahun lalu sudah dibangun 10 kampung media, tahun ini juga diagendakan 10 kampung media baru, demikian seterusnya hingga mencapai 50 unit sesuai target," ujarnya.
Program kampung media itu mulai diterapkan di wilayah NTB, 19 Desember 2008, saat Wakil Gubernur NTB H. Badrul Munir meresmikan penggunaannya di Lingkungan Peresak Timur, Kelurahan Pagutan, Kota Mataram.
Pembentukan kampung media itu diprakarsai komunitas "Pelopor RT Digital"(Portal) pada sebidang pekarangan kosong seluas sekitar satu are di RT 01 Lingkungan Peresak Timur.
Layanan internet di kampung digital itu menggunakan akses "speedy" paket Rp750 ribu sebulan.
Komunitas "Portal" itu melibatkan 20 orang anggota yang difasilitasi dengan kabel 10 orang dan saluran "hotspot" untuk 10 pengakses.
Baharuddin menambahkan pihaknya masih melanjutkan program unggulan dalam penyelenggaraan urusan komunikasi dan informatika, yang didukung alokasi dana Rp1,7 miliar lebih setiap tahun anggaran.
"Program pokok yang diselenggarakan pada 2009, misalnya, berupa pembinaan dan pengembangan jaringan komunikasi serta pengembangan program kampung media," ujarnya.(*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026