Dompu, NTB, 3/8 (ANTARA) - Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kabupaten Dompu Nusa Tenggara Barat, menjelang bulan suci ramadhan, giat gelar operasi penyakit masyarakat.
"Operasi yang digelar Senin (2/8) Malam, berhasil menangkap pasangan selingkuh, dan pasangan muda-mudi di sebuah hotel," kata Kepala Satuan Pol PP, Kabupaten Dompu, Anwar M Saleh, Selasa.
Ia mengatakan, operasi tersebut, bersandi bersih mantap praja, terkait dengan menjelang bulan puasa.
Operasi kali ini, ditenggarai bocor, karena beberapa target yang sudah ditentukan, terutama peredaran miras, Pol PP tidak berhasil menangkapnya.
Pada beberapa hotel kelas melati, di dalam kota Dompu, dua pasangan yang diduga selingkuh, dan satu pasangan yang masih di bawah umur, berhasil digiring ke Kantor Pol PP, untuk ditindak lebih lanjut.
"Pasangan muda-mudi itu, yang perempuan masih umur 15 tahun dan masih berstatus pelajar, di sebuah SMU di Dompu. Dan yang pria umur 17 tahun, warga Tente, kabupaten Bima ," lanjutnya.
Tidak hanya menjaring pasangan selingkuh di hotel-hotel, Pol PP juga berhasil diamankan di Kantor Pol PP.
"Kita temukan sedang berdua-duaan di tempat gelap, pinggir hutan Doro Nowa. Pengakuannya, mereka sedang curhat," jelas Anwar.
Pasangan yang terjaring, kata Anwar, hanya disuruh membuat pernyataan dan disuruh pulang, kecuali dua pasangan yang masih dibawah umur.
DN 17 tahun, warga Tente Kabupaten Bima, dan NV 15 Tahun warga Lingkungan Mantro, Kelurahan Bada, Dompu ini, terpaksa harus menginap di kantor Pol PP.
Keputusan keduanya, terang Anwar, akan diantar ke keluarganya, setelah keduanya membuat surat pernyataan. (*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026