Lombok Barat, NTB, (ANTARA)- Pada H+6 atau Jumat, penumpang arus balik di Pelabuhan Penyebrangan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat tercatat menurun hingga 25 persen, kata manager Operasional PT Indonesian Ferry ASDP Pelabuhan Lembar Lunggu Simanjuntak.
"Penurunan ini terjadi karena hari ini merupakan hari perayaan Lebaran Ketupat atau istilah di sini Lebaran Topat, sehingga trip penyebrangan turun," katanya, di Lembar, Jumat petang.
Menurut dia, trip penyebrangan pada H+5 atau Kamis (16/9) kemarin mencapai 20 trip, namun pada hari ini penyebrangan mencapai 15 trip. Artinya, kondisi di Pelabuhan Lembar saat ini masih normal-normal saja.
Indikasi penyebrangan normal karena kendaraan yang menyebrang untuk roda dua hanya 200 unit, roda empat untuk penumpang sekitar 150 unit sehingga ASDP memberikan kesempatan kepada truk pengangkut barang untuk penyebrang karena sempat dihentikan pada H-3 lalu.
Ia memprediksi, penyebrangan arus balik di Pelabuhan Lembar akan mulai meningkat lagi pada Sabtu dan Minggu besok, sebab, pada hari Senin (20/9) libur sekolah sudah berakhir.
"Kalau arus balik pada hari Sabtu dan Minggu besok memuncak, kemungkinan penyebrangan untuk truk pengangkut barang dan sembilan bahan pokok (sembako) akan dihentikan kembali," katanya.
Menyinggung tentang cuaca yang saat ini kurang bersahabat, Lunggu mengatakan, setiap saat sebelum keberangkatan kapal untuk menyebrang, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan BMG Mataram, serta menyiagakan aparat dari Polres Lombok Barat dan TNI.
"Sehingga jika ada sesuatu hal yang tidak diinginkan, akan cepat tertangani. Dengan demikian dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi penumpang selama perjalanan," katanya.(*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026