Lombok Timur, 21/10 (ANTARA) - Sebanyak 45 guru geografi dan ilmu pengetahuan alam tingkat SD, SMP dan SMA di Kabupaten Lombok Timur mendapatkan bekal ilmu mitigasi bencana alam.

   Para guru tersebut menjadi peserta dalam sosialisasi yang digelar Dinas ESDM, Perdagangan dan Perindustrian Lombok Timur bekerja sama dengan Dinas Pertambangan Provinsi NTB di Kantor Dinas ESDM, PP Lotim, Kamis.

Kepala Bidang Pertambangan Dinas ESDM PP Lombok Timur Hartatik menegaskan kegiatan sosialisasi mitigasi bencana alam geologi di NTB bagi guru geografi dan IPA sangat diperlukan untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang bencana alam, untuk kemudian diberikan kepada siswa di sekolah masing-masing.

   "Hasil yang diharapkan dalam pemberian bekal bagi guru geografi dan IPA ini adalah agar mereka paham betul tentang  bencana alam," katanya.

Ia menjelaskan meteri yang diberikan kepada guru dalam kegiatan sosialisasi ini adalah empat bencana yang paling rawan terjadi di NTB yaitu tsunami, letusan gunung merapi, gempa bumi dan gerakan tanah yang setiap saat dan waktu bisa terjadi.

   Untuk mengantisipasi berbagai bencana alam itu diperlukan sistem kewaspadaan dini.

   "Kewaspadaan dini dibutuhkan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi," jelas Hartatik.

  Ia menjelaskan, Kabupaten Lombok Timur kalau dilihat dari segi geografi dan bentangan alam, rawan berbagai bencana alam terutama daerah pesisir pantai sehingga masyarakat diminta lebih berhati-hati.

   Pemberian pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya yang dapat ditimbulkan oleh bencana dilakukan  melalui sosialisasi yang  berkesinambungan, katanya. (*)

Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026