Mataram, 13/11 (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat  berupaya merampungkan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2011 hingga penetapannya pada awal Desember agar pemanfaatan anggaran untuk berbagai program penting dapat direalisasikan awal tahun depan.

   "Pembahasan rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) akan dimulai Senin (15/11) dan diupayakan cepat rampung agar dapat ditetapkan di awal Desember," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Nusa Tenggara Barat (NTB) H. M. Nur, di Mataram, Sabtu.

   Ia mengatakan, panitia anggaran eksekutif yang dikoordinasikan Badan Perencanan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) NTB sudah mengajukan rancangan APBD 2011 kepada Badan Anggaran (Banggar) DPRD NTB untuk dibahas lebih lanjut.

   Panitia anggaran Pemprov NTB mengusulkan kebutuhan anggaran tahun 2011 sebesar Rp1,5 triliun, dan dana sebesar Rp402 miliar diantaranya akan diperuntukkan  belanja pembangunan.

   Pengalokasian belanja pembangunan sebesar Rp402 miliar itu jauh lebih banyak dari tahun anggaran sebelumnya yang hanya mencapai Rp177 miliar.

   Kebutuhan anggaran itu telah dicantumkan dalam Kebijakan Umum Anggaran (KUA) 2010 yang kemudian dirinci dalam Prioritas Pelaporan Anggaran Sementara (PPAS) dan terakomodasi dalam rancangan APBD 2011.

   "Dalam rancangan APBD 2011 itu secara umum belanja pembangunan lebih mendominasi belanja pegawai, ini sebagai wujud keberpihakan terhadap kemajuan pembangunan daerah," ujarnya.

   Nur mengatakan, kebutuhan anggaran dalam rancangan APBD 2011 itu tidak berbeda jauh dengan APBD 2010 setelah mengalami perubahan dari semula sebesar Rp1,311 triliun menjadi Rp1,398 triliun atau bertambah sebanyak Rp87 miliar.

   Sebagaimana APBD Provinsi NTB tahun anggaran 2010, anggaran 2011 juga dijabarkan dalam 300 program pembangunan.

   Terdapat 65 indikator target pencapaian kinerja pembangunan Pemerintah Provinsi NTB periode 2009-2013 sebagaimana tertera dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi NTB.

   Khusus arah kebijakan pembangunan daerah Provinsi NTB tahun 2011 yakni peningkatan pelayanan sosial dasar dan daya saing daerah yang didukung lima prioritas pembangunan daerah.

   Selain peningkatan pelayanan sosial dasar bagi masyarakat NTB di bidang kesehatan, pendidikan, perumahan, permukiman dan penataan lingkungan, juga peningkatan daya saing daerah melalui pengembangan komoditas unggulan daerah.

   Peningkatan kualitas sumber daya alam dan pengelolaan lingkungan sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan adaptasi perubahan iklim juga merupakan prioritas pembangunan daerah dalam setahun ke depan.

   Pemprov NTB juga memprioritaskan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan infrastruktur dan energi serta reformasi birokrasi dan hukum guna memantapkan stabilitas keamanan daerah.

   "Pada intinya pemanfaatan dana APBD setiap tahun anggaran didasarkan pada tiga hal pokok yakni skala prioritas, program terobosan dan program unggulan. Jadi, programnya relatif sama karena ada program lanjutan ditambah program penting lainnya yang belum terakomodasi dalam tahun anggaran sebelumnya," ujar Nur.(*)




Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026