Mataram, 8/12 (ANTARA) - Peringatan HUT ke-52 Pemerintah Nusa Tenggara Barat (NTB) yang digelar sejak 30 Oktober-17 Desember 2010, diwarnai program perjalanan jurnalis nasional obyek pengembangan produk unggulan daerah dan obyek wisata andalan.

   Juru bicara Pemerintah Provinsi NTB H Lalu Moh Faozal, di Mataram, Rabu, mengatakan, program perjalanan jurnalis nasional yang dikemas dalam bentuk "road show and fam trip" itu, akan digelar 13-17 Desember mendatang.

   "Pesertanya merupakan para jurnalis dari 17 media nasional baik media cetak maupun elektronik, yang sudah kami undang untuk berpartisipasi dalam peringatan HUT Pemprov NTB," ujarnya.

   Faosal mengatakan, obyek pengembangan program unggulan daerah yang akan dikunjungi rombongan jurnalis nasional hari pertama antara lain lokasi pengembangan rumput laut di Kertasari, Jurumapin, Kabupaten Sumbawa Barat, lokasi tambang PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT), pengembangan peternakan dan obyek pariwisata Mataram.

   Hari kedua, kunjungan jurnalis nasional diagendakan ke lokasi pengembangan budidaya mutiara di Mataram, pengembangan jagung di Lombok Barat, pengembangan rumput laut di Gerupuk, Lombok Tengah, dan obyek wisata Pantai Kuta, di Lombok Tengah.

   Pada hari ketiga berkunjung ke obyek wisata dan pengembangan buah-buahan dan pembenihan di Narmada, Kabupaten Lombok Barat, sentra usaha tani tembakau, tanaman dan pengolahan jagung di Lombok Barat dan Lombok Tengah, perikanan dan peternakan di Lombok Timur serta obyek wisata di Kabupaten Lombok Utara.  
"Hari terakhir program perjalanan jurnalis nasional akan dipusatkan di lokasi puncak peringatan HUT ke-52 Pemprov NTB di Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, sekaligus mengunjungi pusat budidaya mutiara, penjualan souvenir dan obyek wisata," ujarnya.

   Menurut Faozal, Pemprov NTB memandang penting pelibatan para jurnalis nasional guna melihat dari dekat obyek pengembangan program unggulan daerah dan obyek wisata andalan yang dimiliki.

   Program perjalanan jurnalis nasional itu bertujuan meningkatkan pencitraan lokal "branding" terkait implementasi program NTB Bumi Sejuta Sapi (BSS) yang ditargetkan pencapaiannya di akhir 2013.

   "Selain itu, melalui jasa para jurnalis nasional, potensi NTB akan banyak dikenal berbagai kalangan diluar daerah NTB sehingga akan makin mendorong peningkatan investasi," ujarnya.

   Faozal mengatakan, memasuki usia ke-52 Pemprov NTB merasa masih tertinggal dari daerah lain namun masyarakat NTB tetap semangat untuk mengejar ketertinggalan itu.

   Diera kepemimpinan Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi, dan wakilnya Badrul Munir, ditempuh upaya percepatan pembangunan untuk mewujudkan masyarakat NTB yang beriman dan berdaya saing.

   Ikhtiar percepatan pembangunan yang dilaksanakan Pemprov NTB beserta pemangku kepentingan lainnya, antara lain melalui penetapan produk unggulan yang dikenal dengan sebutan Pijar (sapi, jagung dan rumput laut).

   Program pijar dilaksanakan melalui serangkaian kegiatan yakni program NTB-BSS, agribisnis jagung dan kawasan minapolitan rumput laut.

   Ketiga program tersebut dikembangkan secara terpadu dan lintas sektoral untuk menurunkan angka kemiskinan di NTB.

   Sementara program pendukung untuk mempercepat teralisasinya program Pijar itu Visit Lombok Sumbawa (VLS) yang menargetkan kunjungan wisatawan sebanyak satu juta orang di akhir 2012.

   "Geliat pembangunan di NTB saat ini sangat penting untuk dipublikasikan sehingga masyarakat maupun pengusaha yang ingin berinvestasi di NTB dapat memperolah informasi faktual dan obyektif," katanya.

   Itu sebabnya kami mengundang jurnalis nasional dari 17 media untuk mengikuti program perjalanan jurnalis sebagai bagian dari kegiatan memeringati HUT NTB tahun ini, ujarnya. (*)

Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026