Mataram, 16/2 (ANTARA) - Gubernur Nusa Tenggara Barat TGH M. Zainul Majdi, meminta pengurus Palang Merah Indonesia dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah meningkatkan kemitraan karena tugas dan fungsi kedua institusi itu erat kaitannya dengan kebencanaan.

   "PMI perlu meningkatkan kemitraan dan berbagi fungsi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) karena memang NTB merupakan daerah potensi bencana," ujar Zainul, pada acara pelantikan pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2010-2015.

   Mantan anggota DPR dari Partai Golkar H. Mesir Suryadi dipercayakan sebagai Ketua PMI NTB periode lima tahun mendatang, menggantikan H. Nanang Samodra, yang kini menjadi penghuni "Senayan" dari Partai Demokrat.

   Dalam melaksanakan tugasnya Mesir akan dibantu oleh H. Mukmin selaku sekretaris dan empat orang wakil ketua masing-masing H Surono, Rosiadi Sayuti, Zainul Aidi, dan Mawardi Hamri.

   Pengurus PMI NTB itu dilantik oleh Ketua Umum PMI Muhammad Jusuf Kalla yang juga mantan Wakil Presiden RI.

   Zainul mengatakan, sejauh ini PMI telah banyak berperan dalam membantu penyediaan stok darah bagi masyarakat NTB, dan tugas-tugas kemanusiaan lainnya.  
Namun, sinergitas dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya dengan instansi terkait baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota harus terus ditingkatkan.

   Pemprov NTB, kata Zainul, telah memiliki  BPBD yang memiliki tugas dan fungsi penangggulangan bencana.

   "PMI dan BPBD harus berperan nyata dalam membantu masyarakat yang terkena bencana, kemitraan kedua institusi itu harus terus dijalin," ujarnya.

   Pemerintah Provinsi NTB, tambah gubernur termuda di Indonesia itu, telah meminjamkan gedung dan fasilitas pendukungnya untuk dipergunakan PMI NTB dalam menjalankan tugasnya.

   Gedung dan infrastruktur pendukungnya yang dulu dipinjam Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Mataram, diserahkan kepada pengurus PMI untuk menggunakannya.

   Kini, PMI NTB telah memiliki markas yang representatif yang terletak di Jalan Langko, jalan protokol di Kota Mataram.(*)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026