Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dilakukan Rektor Universitas Mataram (Unram) Prof. H. Sunarpi, Ph.D dengan Direktur Utama Aron Sendirian Berhad (Sdn Bhd) H. Sarifudin Yusuf, di Mataram, Kamis.
Rektor Unram Prof. H. Sunarpi, Ph.D, mengatakan kerja sama tersebut bertujuan untuk membantu industri skala rumah tangga yang ada di Nusa Tenggara Barat dalam mengembangkan usahanya menjadi lebih maju.
"Kerja sama yang kami jalin dengan Aron Sdn Bhd, difokuskan dalam hal pemberdayaan masyarakat yang memiliki usaha skala rumah tangga yang berbasis potensi lokal seperti potensi kelapa yang ada di Lombok Utara," katanya.
Kerja sama tersebut, kata dia, sebagai tindak lanjut dari pertemuan yang sudah dilakukan antara Unram dan manajemen Aron Sdn Bhd salah satu perusahaan terkenal di Malaysia yang memproduksi pangan olahan yang selalu memperhatikan mutu dan kehalalan produk.
Sunarpi mengatakan, dalam naskah kerja sama yang sudah disepakati, kedua belah pihak akan bersama-sama menggali dan memanfaatkan potensi sumberdaya alam (SDA), untuk kesejahahteraan masyarakat NTB.
Biaya yang timbul dari kegiatan pemberdayaan industri kecil menengah (IKM) yang berbasis potensi lokal seluruhnya akan ditanggung oleh pihak Aron Sdn Bhd, sedangkan Unram memfasilitasi lokasi dan masyarakat yang akan diberdayakan.
Program pemberdayaan IKM yang diharapkan mampu menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan di NTB, akan berjalan selama dua tahun, namun bisa diperpanjang jika kedua belah pihak sepakat untuk melanjutkan kerja sama.
"H Sarifudin Yusuf mengaku heran dengan kondisi para pemuda di daerah ini yang belum memiliki pekerjaan, padahal daerahnya sangat kaya dengan sumberdaya alam yang bisa dimanfaatkan sebagai lahan pekerjaan. Makanya ia mencoba menjalin kerja sama untuk menggerakkan motivasi masyarakat memanfaatkan potensi SDA itu," katanya.
Ia menambahkan, Unram akan berupaya peningkatan pemahaman tentang manajemen usaha dan bagaimana meningkatkan kualitas produk kepada IKM yang dijadikan sebagai sasaran pemberdayaan, sedangkan Aron Sdn Bhd, sebagai pihak yang menyediakan pasar.
"Perusahaan Malaysia ini nantinya akan membuka akses pemasaran produk ke Malaysia dan Timur Tengah. Itu merupakan peluang bagi IKM kita untuk bisa mengembangkan usahanya hingga ke luar negeri," ujarnya.
Direktur Utama Aron Sdn Bhd H. Sarifudin Yusuf, mengatakan pihaknya datang ke NTB bukan membawa sebuah harapan, tapi membawa sebuah tugas sosial dalam rangka membantu masyarakat mengembangkan usahanya.
Ia juga enggan untuk mengekspos secara besar-besaran mengenai kerja sama yang dilakukan karena ingin membuktikan terlebih dahulu bahwa kerja sama tersebut memang benar memiliki manfaat bagi masyarakat terutama yang masih berada di bawah garis kemiskinan.
"Maaf saya belum mau diwawancara dulu. Saya ingin ini berjalan dulu dan ada hasilnya. Saya tidak ingin seperti kasus Malaysia menggembar-gemborkan rencana pembangunan 'Disneyland', tetapi belum dibangun malah didahului Singapura," ujarnya. (*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026