KPP Pratama Mataram Barat edukasi siswa SMKN 2 Mataram lewat Pajak Bertutur

id KPP Pratama Mataram Barat,Pajak Bertutur,Devi Sonya Adrince

KPP Pratama Mataram Barat edukasi siswa SMKN 2 Mataram lewat Pajak Bertutur

Kepala KPP Pratama Mataram Barat Devi Sonya Adrince. (ANTARA/HO-KPP Pratama Mabar)

Mataram (ANTARA) - Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Mataram Barat, Nusa Tenggara Barat bekerja sama dengan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Mataram menggelar Pajak Bertutur 2021 untuk memberikan pemahaman kepada para siswa-siswi tentang manfaat pajak, khususnya untuk kemajuan dunia pendidikan di Indonesia.

Kegiatan yang digelar secara protokol kesehatan COVID-19 tersebut dibuka oleh Kepala KPP Pratama Mataram Barat Devi Sonya Adrince, di SMKN 2 Mataram, Rabu (25/8). Devi menjelaskan Pajak Bertutur 2021 dilaksanakan secara nasional.

Kegiatan itu merupakan kerja sama antara Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dalam hal ini diwakili oleh KPP Pratama Mataram Barat, dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) diwakili oleh SMKN 2 Mataram. Kegiatan tersebut mengambil tema "Generasi Muda Sadar Pajak, Wujud Bela Negara” dengan tagline "Sehari Mengenal, selamanya Bangga".

Di hadapan guru dan siswa, Devi memaparkan bahwa pada 17 Agustus 2021 lalu, telah diperingati Hari Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia. Perjuangan para pahlawan dalam memperebutkan kemerdekaan dengan jiwa, harta, pengorbanan mereka meninggalkan keluarga, mengorbankan nyawa, demi cita-cita kemerdekaan yang akan dinikmati oleh generasi masa depan bangsa ini tidak boleh dilupakan dan harus dianjutkan.

"Dan saat ini kita semua menikmati fasilitas kemerdekaan, kita bisa melakukan kegiatan belajar-mengajar dengan baik, pembangunan terus berlangsung, perbaikan terus berjalan, hal tersebut membutuhkan kontribusi semua unsur warga negara, baik berupa kontribusi dana, tenaga bahkan kontribusi doa yang selalu diharapkan untuk menjadikan negara kita lebih baik," katanya.

Ia juga menyebutkan kontribusi pajak untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2021 sangat tinggi, yaitu lebih dari 80 persen atau sekitar Rp1.229 triliun dan pendidikan adalah hal penting bagi masyarakat Indonesia.

Hal itu dibuktikan dengan alokasi untuk pendidikan mencapai 20 persen di APBN, dan tahun ini telah terealisasi program pendidikan berupa 930,5 ribu mahasiswa mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, 10 juta siswa menerima Program Indonesia Pintar, 4,1juta siswa menerima dana BOS. Selain itu, sebanyak 290,9 ribu guru non PNS mendapatkan tunjangan profesi guru, dan 27,7 juta siswa dan pengajar mendapat bantuan kuota internet.

"Oleh karena itulah kegiatan Pajak Bertutur ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian sebagai warga negara sekaligus membangun karakter generasi muda," ucap Devi.

Menurut dia, inklusi kesadaran pajak dalam pilar demokrasi tentu saja memerlukan sinergi dengan pihak lain seperti pihak pendidikan. KPP Pratama Mataram Barat mempunyai visi untuk mewujudkan generasi muda yang mempunyai karakter cinta tanah air dan bela negara serta menjadikan kesadaran pajak sebagai salah satu nilai budaya bangsa yang terus ditanamnkan dari generasi ke generasi.

Pajak bertutur merupakan kegiatan mengajar nilai-nilai kesadaran pajak oleh pegawai DJP kepada peserta didik jenjang SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi dengan cara memberikan pemahaman tentang pajak sebagai pilar utama pembangunan negeri yang dilaksanakan secara berkesinambungan.

"Kami ucapkan terima kasih atas bantuan dari bapak/ibu guru dan siswa SMKN 2 Mataram. Kami berharap kegiatan ini akan berjalan dengan lancar dan mampu meningkatkan pemahaman kita tentang pentingnya pajak untuk pembangunan nasional," demikian Kepala KPP Pratama Mataram Barat Devi Sonya Adrince.
Pewarta :
Editor: Awaludin
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar