Mataram, 10/11 (ANTARA) - Komandan Korem 162/Wira Bhakti Kolonel Inf Heru Suryono, mengajak seluruh masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Barat untuk menelusuri sejarah perjuangan para pendahulu kemudian memaknainya dalam proses pembangunan.

  "NTB juga memiliki sejarah perjuangan, marilah kita telusuri kemudian pelajari dan maknai dalam kehidupan bermasyarakat, agar makin termotivasi untuk berkarya demi kemajuan pembangunan," kata Heru seusai memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis.

  Kolonel Heru mewakili Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi yang biasanya menjadi inspektur upacara pada peringatan Hari Pahlawan di tingkat Provinsi NTB.

  Ia mengatakan, dengan menelusuri sejarah perjuangan maka dengan sendirinya akan tumbuh semangat untuk memaknai jasa-jasa para pahlawan di masa lalu, kemudian mengimplementasikannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang mengutamakan persatuan dan kesatuan.

  "Mari kita jaga karakter bangsa yang mengutamakan persatuan dan kesatuan, sebagaimana ditunjukan para pahlawan yang dengan gigih bertempur hingga meraih kemerdekaan," ujarnya.

  Peringatan Hari Pahlawan 2011, kata Heru, menekankan semangat kepahlawanan untuk membangun karakter bangsa, dengan menjiwai sikap dan perilaku pahlawan kusuma bangsa seperti rela berkorban tanpa pamrih yang dilandasi nilai-nilai kesetiakawanan sosial yang tinggi.

  Melalui momentum peringatan Hari Pahlawan itu, diharapkan terbangun karakter bangsa yang kuat dan kokoh untuk dapat dijadikan sebagai energi penggerak kemajuan bangsa.

  "Dengan begitu, bangsa Indonesia tidak akan terombang-ambing dan kehilangan arah di tengah derasnya arus globalisasi serta dapat menghadapi segala tantangan baik dari dalam maupun luar," ujarnya.

  Kolonel Heru juga mengajak semua komponen bangsa untuk menggelorakan semangat kepahlawanan untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat sehingga Bangsa Indonesia menjadi bangsa yang bermartabat dan dapat berdiri sejajar dengan negara lain, dan keutuhan NKRI tetap terjaga.

  Upacara peringatan Hari Pahlawan di Provinsi NTB itu, diikuti oleh perwakilan instansi pemerintah, swasta dan pihak terkait lainnya.

  Para pengurus Legium Veteran Republik Indonesia (LVRI) NTB juga terlihat hadir dalam upacara peringatan Hari Pahlawan itu.

  Namun, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang diwarnai penyerahan bantuan tali asih kepada para anggota LVRI, dan bantuan sosial lainnya terkait pemberdayaan masyarakat.  Peringatah Hari Pahlawan 2011 di Pemprov NTB hanya berupa upacara bendera.

  Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi dan Wakil Gubernur NTB H Badrul Munir, juga tidak menghadiri peringatan itu, karena sedang berada di Kabupaten Sumbawa Barat, Pulau Sumbawa, terkait pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) atau lomba membaca Al Quran tingkat Provinsi NTB. (*)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026