Mataram, 24/12 (ANTARA) - Sebanyak 50 kader pos pelayanan terpadu di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menerima bantuan dana dari pemerintah setempat.
  Masing-masing kader pos pelayanan terpadu (Posyandu) memperoleh bantuan dana sebesar Rp500 ribu. Bantuan diserahkan oleh Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) H Saiful Mukmin, di Mataram, Sabtu.
  Menurut Saiful, keberadaan kader Posyandu sangat diperlukan sebagai kepanjangan tangan pemerintah dalam bidang kesehatan. Kader Posyandu memiliki peran penting untuk memberikan pendampingan kepada para ibu hamil atau yang memiliki bayi bawah lima tahun (balita).
  "Kader Posyandu bisa memantau kondisi para ibu hamil dan yang memiliki balita di wilayah kerjanya masing-masing. Melalui pendampingan kondisi para ibu bisa berkonsultasi mengenai kesehatan," ujarnya.
  Ia mengatakan, bantuan yang diberikan sebagai salah satu bentuk perhatian Pemerintah Kota Mataram untuk memaksimalkan kerja para kader Posyandu.
  "Jika dilihat dari nominal, memang tidak seberapa dibanding kebutuhan hidup ibu-ibu sekalian. Tapi anggap ini sebagai pengabdian kita kepada masyarakat yang mungkin akan mendapat imbalan yang tidak terduga baik dari masyarakat itu sendiri maupun dari Tuhan," ujarnya.
  Saiful mengatakan, pihaknya terus berupaya meningkatkan kesejahteraan para kader Posyandu yang menjadi tulang punggung program bidang kesehatan di setiap kelurahan.
  "Kami bersama Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Mataram akan berupaya membantu peningkatan kesejahteraan para kader Posyandu," ujarnya.
  Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh juga meminta kader Posyandu meningkatkan perannya agar lima program unggulan di bidang kesehatan bisa terwujud.
  "Untuk menyukseskan lima program unggulan posyandu, yakni kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, peningkatan gizi, imunisasi serta penanggulangan diare, kader Posyandu harus mampu meningkatkan peran," katanya pada acara silaturahmi dengan Tim Penggerak PKK Kota Mataram dan kader Posyandu se-Kota Mataram, di Mataram, beberapa waktu lalu.
  Selain meningkatkan peran, wali kota juga berharap para kader Posyandu bisa meningkatkan kualitas dan ragam program pelayanan di Posyandu agar sejalan dengan paradigma Pemerintah Kota Mataram yakni untuk memberikan pelayanan sebesar-besarnya kepada masyarakat.
  Pemerintah Kota Mataram akan tetap memberikan dukungan baik secara materil maupun nonmaterial seperti peningkatan kualitas pelayanan.
  Ahyar menambahkan, pihaknya juga akan selalu melakukan evaluasi khusus terhadap lima program prioritas Posyandu, sehingga kelemahan dan kekuarangan pelayanan dapat dicarikan solusinya.
  "Jika masalahnya insentif, insyaAllah akan kita tingkatkan," ujarnya.

(*)

Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026