Mataram, (ANTARA) - Lembaga Penelitian Pendidikan (LPP) Universitas Mataram (Unram), Nusa Tenggara Barat (NTB), memberikan pelatihan peningkatan keterampilan teknik instruksional (Pekerti) kepada 40 dosen yunior, untuk meningkatkan kualitas profesionalismenya sebagai tenaga pendidik.

   "Dosen punya punya tugas sebagai pendidik, pelatih dan pembimbing. Oleh sebab itu mereka harus dibekali dengan  teknik keterampilan dasar melalui pelatihan Pekerti ini," kata ketua panitia penyelenggara, Drs. I Wayan Karta, MS, di Mataram, Rabu.

   Kegiatan pelatihan yang diikuti para dosen golongan 3a dan 3b dari lima fakultas yang ada di lingkup Unram itu digelar di Gedung LPP Unram, dan berlangsung selama enam hari mulai 9 hingga 14 Juni 2009.

   Ia mengatakan, para dosen yang ikut pelatihan diharapkan bisa membuat silabus dan satuan acara perkuliahan (SAP) untuk dijadikan sebagai peningkatan kualitas peningkatan dosen dalam mengajar.

   Kompetensi ini sangat penting karena dosen bukan lagi sebagai pusat dalam pembelajaran, tetapi menjadi desainer, manajer dan fasilitator serta motivator bagi mahasiswa.

   "Dalam hal sebagai desainer para dosen diwajibkan membuat silabus dan SAP," ujar Karta, yang juga salah satu dosen senior di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unram.

   Ia mengatakan, para dosen peserta pelatihan akan diberikan sebanyak lima materi yaitu kebijakan strategis pembelajaran di perguruan tinggi (PT), belajar dan pembelajaran di PT, penyusunan silabus mata kuliah, penyusuan SAP, pengelolaan pembelajaran dan evaluasi hasil pembelajaran.

   Semua ini akan direfleksikan pada akhir pelatihan, sehingga seluruh silabus dan SAP dari setiap dosen peserta menjadi silabus yang layak dihargai. 

"Kita akan melihat hasil pelatihan ini pada hari Senin mendatang untuk mengetahui sejauh mana kesiapan para dosen muda itu untuk membimbing para mahasiswanya," ujarnya.

   Kegiatan pelatihan itu dibiayai dari dana DIPA Unram tahun 2009 sebanyak Rp40 juta untuk 40 orang peserta dan tujuh orang fasilitator.(*)





Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026