Dirjen IRTI-IDB Jeddah Tertarik Liburan Di Lombok

id Tertarik Liburan ke Lombok

Sekda NTB H Rosyadi Sayuti (berdiri), memaparkan materi tentang wisata halal di NTB, pada seminar internasional yang dihadiri pejabat dari negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI), di KEK Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, NTB. (Foto Antaranews NTB/ist)

Mataram (ANTARA News) - Direktur Jenderal (Dirjen) Islamic Research and Training Institute - Islamic Development Bank (IRT-IDB) Jeddah, Arab Saudi, Humayon Dar, tertarik liburan sambil menikmati keindahan panorama alam dan pantai di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.

"Dia berjanji akan datang ke Lombok bersama istri dan keluarganya dalam rangka jalan-jalan keluarga," kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) NTB, Achris Sarwani, di Mataram, Selasa.

Ia mengatakan pernyataan pejabat IRTI-IDB Jeddah tersebut disampaikan di dalam konferensi internasional membahas wisata halal yang digelar oleh Kantor Perwakilan BI NTB, di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Senin (15/10).

Seminar tersebut diikuti oleh delegasi Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dari beberapa negara yang menjadi peserta pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia di Bali.

Dalam forum tersebut, Prof Humayon Dar, menyampaikan pujiannya terhadap keindahan alam dan pantai KEK Mandalika serta kawasan wisata pantai Senggigi, Kabupaten Lombok Barat.

"Prof. Humayon Dar, sudah beberapa kali berwisata ke Bali. Tapi ketika pertama kali ke Lombok, beliau mengaku sangat terpukau dengan keindahan dan juga budaya Lombok," ucap Achris.

"Beliau ingin `second honeymoon with same wife`," kata Achris mengulang pernyataan Prof. Humayon Dar.

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi NTB, Wahyu Ari Wibowo, menyebutkan para peserta pertemuan IMF-Bank Dunia dari negara anggota OKI yang mengadakan kunjungan sehari di Lombok, berasal dari Arab Saudi, Singapura, Malaysia, Filipina, dan Selandia Baru.

Mereka berangkat dari Bali menuju kawasan wisata pantai Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, menggunakan kapal cepat. Kemudian melanjutkan perjalanan ke KEK Mandalika, untuk menginap semalam dan mengikuti seminar internasional tentang wisata halal.

"Konferensi tersebut merupakan kegiatan internasional pertama yang diselenggarakan di Pulau Lombok, pascagempa," ucapnya.

Para pembicara dalam seminar tersebut adalah Direktur Jenderal IRT-IDB Jeddah, Arab Saudi, Prof. Humayon Dar. Selain itu, CEO GMTI Mastercard Crescent Rating, Singapore, Fazal Bahardeen, Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Rosyadi H. Sayuti, dan Asisten Direktur Sales dan Marketing Novotel Lombok, Muhammad Agung Rinjani.

Pertemuan internasional tersebut merupakan bentuk nyata dukungan Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi NTB untuk membangkitkan sektor pariwisata pascagempa bumi.
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar