Mataram, 28/7 (ANTARA) - Aparat kepolisian gabungan dari Polres Lombok Barat, Satuan Polisi Air dan Udara (Polairud) dan Tim Gegana Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) memeriksa semua kendaraan yang datang dari daerah lain melalui Pelabuhan Laut Lembar.

   Pemeriksaan ketat menggunakan "metal detector" itu digelar Selasa siang, di kawasan Pelabuhan Lembar, yang dipimpin Kapolres Lombok Barat, AKBP Agus Supriyanto.

   Kepada wartawan, Supriyanto mengatakan, pemeriksaan ketat itu merupakan bagian dari upaya mencegah masuknya kelompok teroris ke wilayah NTB.

   "Semua diperiksa, baik orang maupun kendaraan yang digunakan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan kelompok teroris hendak bersembunyi di wilayah NTB," ujarnya.

   Upaya tersebut, kata Supriyanto menambahkan, akan dilakukan secara berkelanjutan agar bisa dipastikan tidak ada seorang teroris pun yang memasuki wilayah NTB karena dikejar-kejar di Pulau Jawa atau daerah lainnya di Indonesia.

   Pihaknya juga terus meningkatkan koordinasi dengan aparat pelabuhan dan pemangku kepentingan sektor riil guna mengawasi pergerakan teroris melalui Pelabuhan Lembar itu.

   Pengalaman di masa lalu ketika ada anggota jaringan Jamaah Islamiah (JI) yang bersembunyi di wilayah NTB setelah berhasil memasuki Pulau Lombok melalui jalur laut, tidak boleh terulang kembali, kata dia.

   Pascaledakan bom di Hotel JW Marriott tahun 2005 lalu, seorang anggota JI yakni Abdul Jabar yang kabur dari Jakarta dapat dibekuk di Bima, Pulau Sumbawa.

   "Mungkin saja jaringan pelaku peledakan bom di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton beberapa hari lalu atau teroris lainnya hendak bersembunyi di wilayah NTB namun masuknya melalui Pelabuhan Lembar karena takut melewati bandar udara," ujarnya.

   Kendati demikian, hingga kini Polda NTB beserta jajarannya belum menyebar selebaran berisi sketsa wajah terbaru dari teroris paling dicari Noordin M Top untuk disebar ke berbagai lokasi, seperti yang telah dilakukan di daerah lain.

   Menurut Kabid Humas Polda NTB, AKBP Sukarman Husein, selebaran berisi sketsa wajah terbaru Noordin M Top belum diterima Polda NTB.

"Kami masih menunggu sketsa wajah terbaru Noordin M Top, untuk Polda NTB belum datang dari Mabes Polri," ujarnya.(*)





Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026