Tim kampanye Jokowi-Ma`ruf di NTB andalkan relawan

id Kampanye Jokowi

Target kita 80 persen suara pemilih itu ke pasangan Jokowi-Ma`ruf Amin di NTB (1) (1/)

Mataram (Antaranews NTB) - Tim kampanye daerah (TKD) calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo - KH Ma`ruf Amin di Nusa Tenggara Barat tidak begitu mengandalkan calon anggota legislatif (caleg) partai politik untuk mendongkrak suara pasangan calon nomor urut 01 itu, tetapi memercayakannya kepada para relawan.

Sekretaris TKD NTB Made Slamet di Mataram, Senin, mengatakan pihaknya lebih memercayai gerakan relawan untuk dapat menjaring suara pada Pilpres 2019.?Salah satu contoh, gerakan Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) yang dimobilisasi oleh TGH Hazmi Hamzar.

"Gerakan relawan itu lebih realistis. Lagipula, relawan bisa menyentuh langsung akar rumput. Nah, kalau caleg parpol ini ibarat kura-kura. Kalau pada posisi aman kepalanya muncul, kalau kira-kira bahaya sembunyi. Artinya relawan lebih bekerja," ujarnya.

Politisi PDIP Perjuangan itu sangat mengapresiasi gerakan para relawan Jokowi-Ma`ruf Amin di NTB. JKSN yang dipimpin TGH Hazmi Hamzar mampu menarik perhatian publik. Buktinya, politisi sekaliber Hj Khofifah Indar Parawansa bisa dihadirkan dan menyentuh pondok pesantren.

Adapun partai politik, kata dia, pihaknya tetap berpegang teguh pada PDI Perjuangan. Sebab, PDI Perjuangan sangat tegas terhadap kadernya.

"Kalau PDI Perjuangan kan konsisten untuk memperjuangkan Jokowi-Ma`ruf. Konsekuensinya bisa dipecat kalau tidak ikuti perintah partai," tegas Made Slamet yang juga menjabat anggota DPRD NTB itu.

Terkait dengan itu, pihaknya sudah melaporkan kondisi terkini TKD NTB kepada TKN di Jakarta. Pihaknya masih menunggu sikap resmi TKN. Meski demikian, ia optimistis masifnya gerakan relawan Jokowi-Ma`ruf Amin di NTB berdampak signifikan terhadap perolehan suara Jokowi-Ma`ruf Amin di NTB.

"Kami tetap optimistis di Pilpres 2019 nanti, pasangan Jokowi-Ma`ruf Amin menjadi pemenang di NTB," katanya.
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar