"Industrialisasi merupakan salah satu yang kami idamkan. Banyak orang yang skeptis, industrialisasi ini jangan sampai omongan saja yang besar, tapi kenyataannya tidak ada," katanya di Mataram, Rabu.
Menurut Zulkieflimansyah, industrialisasi tidak harus identik dengan pabrik-pabrik besar atau teknologi yang canggih-canggih. Namun sebenarnya inti dari industrialisasi itu adalah pendalaman struktur konstruksi.
"Nah kalau tadinya hanya bisa mengirim jagung, dengan industrialisasi yang kami maksudkan, sebisanya pengolah dilakukan di NTB. Kalau tadinya hanya bisa kirim sapi ke luar, sebisa mungkin dengan industrialisasi pemotongan dilakukan di NTB, sehingga yang dikirim sudah menjadi daging. Begitu juga dengan hasil tambang, laut dan lain-lain," terangnya.
Doktor Zul sapaan akrab Gubernur NTB memaknai industrialisasi tidak harus semua berskala besar, ada juga yang kecil dan bahkan ada yang hanya ada ide, namun tidak punya modal dan tidak punya tempat.
"Untuk mempermudah ide-ide baik ini tumbuh subur, pemerintah Provinsi NTB telah menyediakan tempat yang disebut "Science Technology and Industrial Park (STIP)," ucap Zulkieflimansyah.
Untuk itu, Gubernur berharap keberadaan STIP akan dijadikan sebagai wahana untuk melingkupi pembisnis yang kekurangan modal yang tidak mampu membeli fasilitas dan untuk mempermudah mereka untuk menjadi pengusaha andal pada masa yang akan datang, alatnya, bantuan keuangan dan lain-lain disediakan dalam STIP.
"Kalau ada industri yang ingin mengemas makanannya, kalau ada industri yang ingin mengolah daging jadi ini itu karena belum ada mesinnya dan butuh modal besar, sebagai pemerintah kami hadir di situ," katanya.
Ia mengatakan, mempercepat hadirnya industrialisasi merupakan salah satu langkah strategis dalam ikhtiar Pemerintah Provinsi NTB untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat menuju NTB Gemilang.
NTB merupakan provinsi penghasil berbagai macam bahan baku yang selama ini hanya dikirim dan dilakukan pengolahan di daerah lain, yang tentunya tidak mendatangkan dampak dan keuntungan cukup besar dalam menunjang kemajuan daerah.
Pewarta : Nur Imansyah
Editor:
Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026