NTB sumbang dua medali emas di IOF Fornas VIII 2025

id NTB,Fornas NTB,IOF,Offroad,Lombok Barat

NTB sumbang dua medali emas di IOF Fornas VIII 2025

Ketua Departemen 3 Olahraga IOF Pusat, Lalu Herman Mahaputra atau dr Jack (tengah) berhasil meraih juara umum dalam kelas Upper +4000 CC dari Indonesia offroad Federation (IOF) pada Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII yang digelar selama dua hari di Sirkuit Giri Tembesi Gerung, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat pada Sabtu dan Minggu 26-27 Juli 2025. ANTARA/Nur Imansyah

Lombok Barat, NTB (ANTARA) - Provinsi Nusa Tenggara Barat memperoleh dua medali emas dari Indonesia Offroad Federation (IOF) pada Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII yang digelar di Sirkuit Giri Tembesi Gerung, Lombok Barat, 26-27 Juli 2025.

Ketua Departemen 3 Olahraga IOF Pusat, Lalu Herman Mahaputra atau dr Jack berhasil meraih juara umum dalam kelas Upper +4000 CC. Dokter Jack berhasil unggul dengan menggunakan spesifikasi mesin 8000 CC dalam ajang paling bergengsi Free For All (FFA).

Kelas FFA merupakan kelas bebas modifikasi dan paling bergengsi di Inorga IOF.

Juara umum kedua diraih oleh Sulawesi Tengah dan menyusul juara umum ketiga diraih Kalimantan Tengah.

Baca juga: Wamendagri meminta NTB jadikan Fornas VIII ajang pemanasan PON 2028

Tidak hanya itu, NTB kembali mengantongi emas di kelas under atau di bawah 2.500 CC. NTB memperoleh juara 1, kemudian disusul Pati Jawa Tengah juara 2 dan NTB kembali memperoleh medali di juara 3.

Dokter Jack mengatakan target medali yang dikumpulkan dalam IOF pada Fornas VIII NTB 2025 telah tercapai.

"Alhamdulillah target kita untuk medali telah tercapai. Yang jelas kita di IOF sumbangkan dua emas untuk NTB," ujar dia di Gerung Lombok Barat, Minggu.

Direktur RSUD Provindi NTB ini mengatakan, Sirkuit Giri Tembesi Gerung, Lombok Barat memiliki tantangan yang sangat menarik dan masuk dalam standar nasional untuk ajang offroad.

"Tantangannya menarik. Sirkuit ini sudah kelas nasional, sehingga pegiat (peserta) tertantang," ujar Dokter Jack.

Baca juga: Perbosi NTB targetkan raih enam medali emas pada Fornas VIII

Para peserta juga merasa sangat nyaman berada di sirkuit tersebut. Mereka menemukan karakter sirkuit yang begitu menarik untuk memacu 'monster tanah' melewati lintasan yang penuh tantangan tersebut.

"Para peserta merasa sangat nyaman betul. Selain itu, lokasinya juga tidak jauh dari kota dan masyarakat setempat mendukung," ujar dia.

Ia menambahkan masyarakat sangat antusias menyaksikan gelaran offroad tersebut. Itu terbukti dengan sejak dilakukan balapan, masyarakat selalu ramai menyaksikannya.

"Antusias masyarakat luar biasa. Antusias yang sangat tinggi," kata dia.

IOF merupakan Inorga yang berada di bawah KORMI. Dengan berakhirnya balapan tersebut, maka Inorga IOF pada FORNAS VIII NTB berakhir hari ini.

Baca juga: Gubernur NTB : Fornas VIII 2025 bukan hanya tentang kompetisi olahraga

Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.