Jakarta,  2/9 (ANTARA) - Sejumlah kota di Jawa Barat dan Jakarta diguncang gempa berkekuatan 7,3 Skala Richter (SR) yang berpusat di 142  barat daya Kota Tasikmalaya, Jabar, Rabu sekitar pukul 14.55 WIB.

Kepala Humas Badan Metreorologi Klimatologi dan Geofisika Edison Gurning di Jakarta, Rabu, mengatakan pihaknya sempat mengeluarkan peringatan ancaman tsunami, namun kemudian peringatan itu dibatalkan sekitar 30 menit kemudian.

   Goncangan gempa yang berlangsung sekitar satu setengah menit membuat ribuan karyawan di sejumlah gedung bertingkat di Jakarta berhamburan keluar.

   Ribuan karyawan yang memenuhi jalanan di depan gedung juga membuat sejumlah kemacetan arus lalu lintas di jalur protokol Kota Jakarta seperti Thamrin, Sudirman, Merdeka Selatan, Merdeka Barat.


Tidak Berpotensi Tsunami
Sementara itu, Pantai Pangandaran di  Kabupaten Ciamis, Jawa Barat yang berdekatan pusat gempa tidak berpotensi terjadi Tsunami atau arus gelombang laut ke wilayah daratan.

   Ketua Balawisata Pantai Pangandaran, Asep Dudi saat dihubungi  Rabu sore mengatakan dari tanda-tanda pantai  tidak ada potensi Tsunami, meskipun gempa itu cukup besar.

   "Tidak akan terjadi potensi Tsunami, karena dilihat dari
kondisi air laut dalam keadaan normal dan dilihat dari teluk
Parigi berupa karang yang digenangi air laut normal," ucapnya.

   "Jadi karang teluk Parigi itu sebagai patokan surutnya air laut dan tidaknya," kata Asep.

   Dikatakan, jika karang tersebut terlihat tidak digenangi air, maka perlu diwaspadai, dan jajaran petugas Balawisata serta petugas kepolisian dan TNI.

   "Kami juga akan kaget, belajar dari sebelumnya kalau air surut maka akan berpotensi Tsunami," katanya.

   Sementara itu dikatakan Asep, para wisatawan dan warga berhamburan  keluar rumah dan hotel, bahkan para ibu-ibu diungsikan ke daerah yang blebih aman.

   Asep mengimbau kepada warga dan wisatawan di wilayah Pantai
Pangandaran agar tidak panik, tetapik tetap waspada, karena gejala alam bisa terjadi kapan saja.

   Jajaran petugas Balawisata dan Polisi Air Pangandaran dikerahkan untuk melakukan pemantauan lokasi laut Pangandaran. (*)
  

Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026