Putra gagal meraih medali debut final Piala Dunia Panjat Tebing

id Putra Tri Ramadani,Atlet panjat tebing,Atlet nomor lead,IFSC Climbing World Cup Koper 2025,IFSC,Piala Dunia IFSC

Putra gagal meraih medali debut final Piala Dunia Panjat Tebing

Atlet panjat tebing Jawa Timur Putra Tri Ramadani saat berlaga pada nomor lead perorangan putra di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatra Utara 2024, di Banda Aceh, Sabtu (14/9/2024). (ANTARA/Arnas Padda)

Jakarta (ANTARA) - Putra Tri Ramadani gagal merebut medali meski menorehkan catatan bersejarah dengan menembus final nomor lead putra dalam Piala Dunia atau IFSC Climbing World Cup Koper 2025, di Slovenia, Minggu dini hari.

Berdasarkan data IFSC pada Minggu, atlet Indonesia itu berada di peringkat keenam dari delapan peserta final dan mencatat skor 40+. Pencapaian itu menjadi debut final pertama Putra sepanjang kariernya.

Dia mampu bersaing melawan para pemanjat papan atas dunia, sejak babak kualifikasi hingga semifinal, sebelum tampil dalam final.

Medali emas diraih atlet Jepang, yakni Sorato Anraku, dengan skor 48+, disusul peraih emas Olimpiade Tokyo 2020 dari Spanyol, Alberto Gines Lopez, pada posisi kedua dengan skor 47+.

Medali perunggu menjadi milik Toby Roberts dari Inggris yang mencatatkan skor 46+.

Baca juga: Atlet Tri Ramadani ke semifinal lead IFSC World Cup Koper

Posisi keempat ditempati Satone Yoshida (Jepang), kelima Jakob Schubert (Austria), lalu Putra keenam, Adam Ondra (Republik Ceko) di peringkat ketujuh, dan Neo Suzuki (Jepang) posisi kedelapan.

Meskipun gagal membawa pulang medali, performa Putra mendapat apresiasi tinggi dari Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI).

Dia dinilai tampil konsisten sejak fase kualifikasi dengan menunjukkan perkembangan teknik dan mental yang matang.

Baca juga: Emas Desak Made Rita membawa Indonesia ke posisi 17 klasemen World Games

"Tetap semangat dan percaya diri pada proses Putra Tri Ramadani," tulis pernyataan PP FPTI dalam akun Instagram (IG) @fpti_official.

Ajang di Koper ini menutup rangkaian IFSC World Cup 2025 khusus nomor lead. Federasi berharap Putra menjadikan pengalaman berharga itu sebagai batu loncatan untuk menatap turnamen internasional berikutnya, termasuk kualifikasi Olimpiade.

Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.