Sumbawa (ANTARA) - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Badas menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pelaksanaan pemanduan kapal di Pelabuhan Badas dengan PT Krakatau Bandar Samudera sebagai upaya meningkatkan keselamatan dan keamanan pelayaran.
Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Bali, Selasa (14/1), dan dilakukan oleh Kepala KSOP Kelas IV Badas Capt. Mokh. Ady Ismail bersama Direktur Utama PT Krakatau Bandar Samudera Noor Fuad. Kegiatan itu turut disaksikan jajaran direksi PT Krakatau Bandar Samudera serta Direktur Utama PT Krakatau Steel.
Kepala KSOP Kelas IV Badas Capt. Mokh. Ady Ismail mengatakan pemanduan kapal merupakan layanan strategis dalam mitigasi risiko kecelakaan pelayaran di wilayah Pelabuhan Badas, termasuk potensi tubrukan kapal, kapal kandas, maupun kerusakan dermaga.
“Pelabuhan Badas memiliki karakteristik khusus, seperti keberadaan karang alami di pintu masuk pelabuhan, kondisi cuaca yang dinamis, serta hembusan angin yang cukup kencang dan dapat memengaruhi manuver kapal. Karena itu, pemanduan profesional menjadi kebutuhan utama untuk menjamin keselamatan pelayaran,” ujar Ady kepada ANTARA di Badas, Senin.
Baca juga: KSOP Badas bersama aparat gabungan tertibkan truk di kawasan pelabuhan
Ia menyampaikan kerja sama tersebut diharapkan dapat memastikan seluruh aktivitas keluar-masuk kapal di Pelabuhan Badas berlangsung lebih aman, tertib, dan efisien, sekaligus menekan risiko kecelakaan laut serta melindungi infrastruktur kepelabuhanan.
KSOP Kelas IV Badas, lanjut Ady, berkomitmen untuk terus meningkatkan standar keselamatan pelayaran dan kualitas pelayanan kepelabuhanan sebagai bagian dari dukungan terhadap kelancaran arus logistik dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Baca juga: Pelabuhan Badas Sumbawa kian diminati kapal pesiar
Pewarta : Ady Ardiansah
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026