Mataram, 7/9 (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menargetkan setiap kabupaten memiliki rintisan sekolah berstandar internasional (RSBI) pada 2012 sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan di daerah itu.
"NTB saat ini baru memiliki lima sekolah menengah berstatus RSBI," kata Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) NTB, H. Lalu Hirjan, Senin.
Ia mengatakan, kelima sekolah itu terdapat di empat kabupaten.
Dari kelima sekolah menengah berstatus RSBI itu, sebanyak dua sekolah berada di Kota Mataram, satu di Kabupaten Sumbawa, satu di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) dan satu di Kota Bima.
"Tahun 2012 mendatang kita menargetkan setiap kabupaten/kota di NTB sudah memiliki sekolah menengah atas (SMA) negeri berstatus RSBI dan sekarang baru ada di empat kabupaten/kota," katanya.
Menurut dia, pihaknya sudah mengusulkan tiga SMA negeri untuk menjadi (RSBI) pada 2008 lalu. Ketiga SMA negeri tersebut yaitu SMA Negeri 1 Mataram, SMA Negeri 1 Praya Loteng, SMA Negeri 2 Sumbawa Besar.
Sementara untuk tahun 2009, Dinas Dikpora NTB kembali mengusulkan dua SMA negeri yakni, SMA Negeri 5 Mataram dan SMA Negeri 1 Kota Bima.
Sebelum mengajukan SMA menjadi RSBI, kata Hirjan, Pemerintah Provinsi NTB dalam hal ini Dinas Dikpora NTB terlebih dahulu melakukan penilaian terhadap sekolah-sekolah tersebut apakah sudah memenuhi kriteria yang telah ditentukan oleh pemerintah pusat.
Kriteria penilaian yang dilakukan seperti kesiapan tenaga pengajar serta ketersediaan fasilitas sarana dan prasarana yang memadai.
Setelah lulus seleksi tingkat provinsi baru diusulkan ke pemerintah pusat untuk dilakukan penilaian apakah layak atau tidak menjadi RSBI.
"Yang lebih diutamakan adalah SMA negeri yang sudah berstatus Sekolah Standar Nasional (SSN), karena merupakan bagian dari jenjang yang harus dilalui sebelum RSBI," katanya.(*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026