Lombok Barat (ANTARA) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui PT Pelindo Multi Terminal mencatat layanan kepelabuhanan selama Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 di Pelabuhan Lembar, Nusa Tenggara Barat, berjalan tertib dan terkendali.
Hingga 8 Januari 2026, Pelindo Multi Terminal melayani sebanyak 21.650 penumpang yang melalui Terminal Penumpang Kedaro dan Terminal Penumpang Gilimas.
"Pada periode yang sama, arus kendaraan tercatat mencapai 25.262 unit," kata Branch Manager PT Pelindo Multi Terminal Pelabuhan Lembar, Kunto Wibisono.
Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun sekaligus menunjukkan kesiapan operator pelabuhan dalam menjaga kelancaran arus penumpang dan kendaraan. Seluruh operasional terminal berlangsung aman dengan dukungan penerapan standar pelayanan dan koordinasi lintas instansi.
Baca juga: Pelindo Lembar Lombok gandakan bandwidth internet jelang Nataru 2025-2026
Berdasarkan evaluasi sementara, arus penumpang di Terminal Penumpang Kedaro pada periode Nataru 2025/2026 tercatat lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 27.961 penumpang. Sebaliknya, arus kendaraan justru mengalami peningkatan signifikan.
Kunto menambahkan, jumlah kendaraan yang dilayani selama Nataru tahun ini mencapai 25.262 unit atau meningkat sekitar 23 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebanyak 20.499 unit. Kondisi tersebut menunjukkan adanya pergeseran pola perjalanan masyarakat yang lebih banyak menggunakan kendaraan pribadi.
"Kelancaran arus penumpang dan kendaraan merupakan hasil sinergi yang baik antara Pelindo Multi Terminal dengan KSOP setempat, aparat keamanan, pemerintah daerah, operator kapal, serta seluruh pemangku kepentingan," ujarnya.
Baca juga: Pembangunan Jalan Bypass Lembar-Kayangan Lombok dimulai 2027
Kunto mengatakan, kesiapan layanan di Terminal Penumpang Kedaro dan Gilimas didukung penguatan fasilitas operasional, optimalisasi personel, serta koordinasi lintas instansi yang dilakukan secara berkelanjutan.
Ia menambahkan, pelaksanaan Angkutan Nataru menjadi bahan evaluasi penting untuk meningkatkan kesiapan menghadapi agenda transportasi berikutnya, terutama Angkutan Lebaran yang memiliki tingkat pergerakan penumpang dan kendaraan lebih tinggi.
"Pengalaman selama Nataru menjadi dasar peningkatan kualitas layanan dan kesiapan sumber daya untuk menghadapi puncak arus Lebaran," ucap Kunto.
Baca juga: Pelindo Lembar disinggahi empat kapal pesiar sepanjang November 2025