Logo Header Antaranews Mataram

Dirut Bulog menambah beras 50 ribu ton di Aceh

Sabtu, 10 Januari 2026 08:14 WIB
Image Print
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani dalam konferensi pers terkait perkembangan terkini penanganan bencana di wilayah Sumatera yang digelar di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Jumat (9/1/2026). ANTARA/Harianto

Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memastikan penambahan 50 ribu ton beras ke Provinsi Aceh guna memperkuat stok pangan dalam pemulihan pascabencana banjir dan longsor serta untuk pemenuhan kebutuhan Ramadhan hingga Idul Fitri 2026.

Rizal mengatakan saat ini, total cadangan beras pemerintah (CBP) yang tersedia di Aceh tercatat sebesar 64.889 ton yang dinilai cukup sebagai basis awal penguatan stok daerah.

"Ini akan kami dorong lagi sekitar 50 ribu ton supaya betul-betul posisinya aman di atas 100 ribu ton," kata Rizal dalam konferensi pers terkait perkembangan terkini penanganan bencana di wilayah Sumatera yang digelar di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Jumat.

Dia menyampaikan langkah tersebut diambil untuk menjaga ketersediaan pasokan beras, stabilitas harga, serta memastikan masyarakat Aceh tetap memperoleh pangan pokok secara merata di tengah pemulihan bencana dan menyambut bulan suci Ramadhan.

Ia menegaskan tambahan pasokan sekitar 50 ribu ton beras tersebut agar total cadangan di Aceh berada di atas 100 ribu ton sehingga kondisi logistik benar-benar aman. Selain beras, Bulog juga menyiapkan minyak goreng dengan stok siaga mencapai 307.220 liter untuk mendukung kebutuhan masyarakat di wilayah provinsi itu.

Lebih lanjut Rizal mengatakan selama penanganan bencana alam di masa tanggap darurat, Bulog telah menyalurkan cadangan beras pemerintah kepada masyarakat terdampak di Aceh dengan total distribusi mencapai 12.561 ton.

Sementara itu, cadangan beras daerah yang telah disalurkan melalui pemerintah setempat tercatat sebesar 154 ton sebagai bagian dari dukungan logistik darurat.

Baca juga: Dirut Bulog memastikan stok beras-minyak di Sumut masih kondisi aman

"Kemudian khusus untuk Aceh, sesuai dengan permintaan Gubernur Aceh (Muzakir Manaf), kemarin, yaitu beliau minta tambahan 5 ribu ton (beras). Dan itu pun sudah kami kirim, syukur alhamdulillah sudah terdistribusi ke masing-masing kabupaten/kota," beber Rizal.

Selain itu, tambah Rizal, bantuan pangan beras sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto telah disalurkan ke Aceh dengan total mencapai 8.922 ton untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

Bulog juga menyalurkan bantuan pangan berupa minyak goreng sebanyak 1.784 liter guna melengkapi kebutuhan dasar warga terdampak bencana.

Baca juga: Bulog dorong beras satu harga Sabang-Merauke usai RI swasembada

Pada tahap awal, prioritas distribusi difokuskan ke wilayah Takengon dan Bener Meriah yang sempat terisolasi akibat bencana alam. Distribusi bantuan kemudian diperluas ke Aceh Tamiang serta wilayah lain yang membutuhkan penanganan lanjutan seiring perkembangan situasi di lapangan.

Selain pangan, Bulog menyalurkan bantuan nonpangan berupa dana dan pakaian layak pakai, menegaskan komitmen memaksimalkan dukungan logistik bagi seluruh masyarakat Aceh terdampak bencana.

"Intinya Bulog akan memaksimalkan semaksimal mungkin dukungan untuk saudara-saudara kita yang terpapar bencana," tegas Rizal.



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026