Jakarta (ANTARA) - Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari berharap Kampung Nelayan Merah Putih dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui fasilitas yang lengkap serta dukungan sarana produksi.

Hal itu disampaikannya saat meninjau langsung Kampung Nelayan Merah Putih di Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (29/1).

"Mudah-mudahan bukan hanya suasana baru, tetapi juga membawa tingkat kesejahteraan yang lebih tinggi bagi masyarakat di tempat ini, bagi nelayan tempat ini. Karena fasilitasnya makin meningkat. Lalu juga ada bantuan perahu, nanti juga ada bengkel buat mesin," kata dia dalam rilis pers, Sabtu.

Tinjauan tersebut bertujuan untuk memastikan program strategis Presiden Prabowo Subianto itu benar-benar menghadirkan manfaat nyata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Qodari menegaskan Program Kampung Nelayan Merah Putih bukan sekadar pembangunan fasilitas, melainkan langkah konkret negara agar nelayan bisa bekerja lebih produktif, lebih aman, dan pada akhirnya bisa tersenyum karena penghidupan yang semakin membaik.

Program ini dinilai menjadi langkah strategis untuk menghadirkan sarana yang lebih memadai bagi nelayan, mulai dari fasilitas sandar, pelelangan, hingga dukungan penyimpanan hasil tangkapan agar nilai jual meningkat dan kesejahteraan warga lebih terjamin

Dia menyampaikan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Sukabumi kini telah memasuki tahap akhir dan tinggal menunggu proses serah terima.

Kawasan ini, kata dia, sebelumnya dikenal sebagai Kampung Nelayan Modern, namun kini diperkuat dengan penamaan Kampung Nelayan Merah Putih sebagai bentuk penyelarasan arah kebijakan yang lebih mudah dipahami masyarakat.

Baca juga: Wamenkeu kosong, Istana buka sinyal reshuffle kabinet

Dia menilai kawasan tersebut menghadirkan wajah baru yang lebih segar dan modern dibandingkan kondisi sebelumnya, sekaligus memperlihatkan wujud nyata program pemerintah di lapangan.

“Alhamdulillah kalau dilihat memang betul-betul baru, betul-betul segar nuansanya kelihatan dibandingkan dengan gambar yang lama. Di sini ada kios-kios, jadi nelayan kita ini nanti bisa jualan ya pak ya, di kios-kiosnya, kemudian juga ada tempat pelelangannya. Terus tempat sandar ikan, ini bagus sekali tempatnya," kata dia.

“Nanti ada buat membekukan ikan, supaya bisa awet dalam jangka panjang. Ada juga musalanya, masjidnya juga bagus. Jadi kelihatan nyata pada hari ini program ini membawa suasana baru ya pak ya,” tambahnya.

Dukungan bengkel mesin dan perbaikan peralatan dinilai akan membantu nelayan menjaga kesiapan armada, sehingga aktivitas melaut menjadi lebih efektif dan produktif.

Baca juga: Pemerintah jadikan pendidikan fondasi keadilan sosial

“Mesin untuk perbaikan. Jadi ini adalah terobosan dari Presiden Prabowo langsung pak. Kesadaran beliau bahwa negara kita maritim, keinginan beliau untuk meningkatkan harkat dan martabat dari seluruh masyarakat Indonesia,” ucapnya.

Menurut Qodari, terobosan Presiden Prabowo melalui program ini menegaskan komitmen negara untuk menghadirkan keadilan kesejahteraan, terutama bagi masyarakat yang selama ini masih kekurangan.

Dia menambahkan suasana bahagia dan antusiasme warga nelayan di lokasi menjadi sinyal positif bahwa program Kampung Nelayan Merah Putih benar-benar dinantikan dan dirasakan manfaatnya.

“Jadi dari tadi kita mendengarkan teman-teman nelayan di sini senang, bahagia dengan adanya tempat ini. Kita tunggu, kita nantikan,” pungkasnya.

 

 


 



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026