Jakarta (ANTARA) - Tim bola basket 3x3 Antwerp berhasil lolos ke World Tour Zadar setelah mendominasi sekaligus menjuarai Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) 3x3 Shibuya Challenger 2026, di Jepang.
Laman FIBA 3x3, Senin, menyatakan Antwerp tampil konsisten sejak babak gugur. Mereka membuka langkah dengan kemenangan penting 18-15 kontra Ub di perempat final dan setelah itu menyingkirkan Valencia Basket 18-16 di semifinal, berkat kontribusi sembilan poin Dennis Donkor.
Pada laga final, Antwerp langsung mengendalikan permainan. Jonas Foerts memimpin serangan dan membawa timnya unggul sejak awal hingga akhirnya menutup pertandingan dengan skor meyakinkan 22-15.
Foerts menyatakan keberhasilan timnya tidak lepas dari keseimbangan permainan antara pertahanan fisik dan ketenangan saat momen krusial. Dia menilai Antwerp mampu menjaga fokus sepanjang turnamen dan tampil efektif di setiap fase pertandingan.
Sementara itu, Donkor menambahkan bahwa kekompakan tim menjadi kunci utama. Dia menegaskan seluruh pemain menjalankan peran masing-masing dengan baik, terutama dalam mengeksekusi peluang di bawah tekanan.
Di sisi lain, Shanghai harus puas sebagai runner-up. Cameron Forte menjadi andalan dengan performa konsisten sepanjang turnamen, termasuk torehan sembilan poin saat mengalahkan Fuengirola di semifinal dengan skor tipis 21-19.
Baca juga: Klasemen BCL ungkap Dewa United Banten kokoh pada puncak Grup A
Baca juga: Guy memperkuat tim bentukan USA Basketball 3x3 World Tour 2026
Forte mengakui timnya telah berjuang maksimal, namun Antwerp tampil lebih solid di final. Dia menyoroti faktor pelanggaran yang menghambat ritme permainan Shanghai pada laga puncak. Berkat hasil turnamen tersebut, Antwerp, Shanghai, dan Fuengirola memastikan diri lolos ke World Tour Zadar 2026. Sedangkan Ivan Aurrecoechea dari Valencia Basket menjadi pencetak angka terbanyak turnamen dengan 39 poin.
Pewarta : Donny Aditra
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026