Mataram,9/12 (ANTARA) - Pemprov Nusa Tenggara Barat (NTB) menargetkan konsumsi ikan sebanyak 27 kilogram per kapita per tahun pada 2010.

  Jumlah ini meningkat dibandingkan dengan tahun 2008, sebanyak 24,60 kilogram per kapita per tahun, namun lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata nasional yang mencapai 26 kilogram per kapita per tahun.

  Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTB, H Moh Ali Syahdan di Mataram, Jumat mengatakan, proyeksi konsumsi ikan daerah ini tahun 2010 sebanyak 121.334.571 kilogram dari 4,42 juta jiwa penduduk atau sebanyak 27 kilogram per kapita per tahun.

  "Tingkat konsumsi ikan NTB hingga sekarang ini masih relatif rendah dibandingkan dengan rata-rata nasional, bahkan sangat jauh dibandingkan konsumsi ikan standar Badan PBB urusan pangan dan pertanian (FAO) sebanyak 30 kilogram per kapita per tahun," katanya.

  Ia mengatakan, rendahnya tingkat konsumsi ikan masyarakat NTB, antara lain disebabkan kurang pahamnya masyarakat tentang nilai gizi dan manfaat yang terkandung dalam ikan.

   Serta kurang meratanya suplai ikan di beberapa wilayah, terbatasnya teknologi pengolahan dan distribusikan ikan serta kurangnya keanekaragaman olahan ikan, sehingga pilihan masyarakat terbatas.

   Faktor sosial budaya, seperti pendapat yang menyatakan terlalu banyak makan ikan anak-anak akan cacingan juga merupakan faktor penyebab rendahnya tingkat konsumsi ikan di NTB hingga sekarang ini.

   Karena itu berbagai upaya telah dilakukan pihak Dinas Kelautan dan Perikanan NTB, antara lain terus menyosialisasikan keuntungan mengkonsumsi ikan dan melaksanakan program Gerakan Masyarakat Makan Ikan (Gamarikan) serta pembentukan Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan).

   Selain itu Dinas Kelautan dan Perikanan NTB juga telah meluncurkan program unggulan "Fish for School" atau ikan untuk sekolah yang betujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada anak-anak sekolah tentang budidaya ikan air tawar serta meningkatkan ketersediaan ikan yang mudah, berkualitas dan terjangkau.

   Selain itu untuk memberikan pemahaman tentang manfaat dan gizi yang terkandung dalam ikan serta mempromosikan ikan sebagai sumber protein hewani yang aman, menyehatkan dan mencerdaskan serta meningkatkan konsumsi ikan masyarakat NTB menjadi 30 kilgram per kapita per tahun pada tahun 2013. (*)

Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026