Mataram, 2/2 (ANTARA) - Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) mengingatkan masyarakat lebih waspada terhadap adanya potensi hujan deras, petir dan angin kencang hingga 4 Februari 2009.

  Beradasarkan prakiraan BMG, hujan deras, petir dan angin kencang berpotensi di pesisir Barat Sumatera bagian Tengah Hingga Selatan - Sumatera bagian Selatan - Bengkulu, Lampung - Bangka dan Belitung - Jabodetabek - sebagian besar Jawa - Bali dan Nusa Tenggara - Kalimantan bagian Barat, Tengah dan Timur - Kalimantan Selatan bagian Utara dan Timur - Sulawesi bagian Utara, Barat, Tengah dan Selatan - Sulawesi Tenggara bagian Utara, Selatan dan Timur - Maluku bagian Tengah, Tenggara dan Selatan - Papua bagian Barat, Tengah dan Selatan.

  Sementara itu, ketinggian gelombang di sejumlah perairan Indonesia hingga 3 Februari cukup variatif.

  Ketinggian gelombang antara 1,25 - 2,0 meter berpotensi terjadi di    perairan barat laut Aceh, perairan barat Sumatera Utara, Perairan Kepulauan Seribu, perairan selatan Kalimantan, Laut Bali, Selat Makassar bagian utara, Laut Sulawesi, Laut Maluku, Laut Buru, Laut Seram, Laut Halmahera, Perairan utara Papua yang berbahaya bagi perahu nelayan.

  Gelombang antara 2,0 - 3,0 meter di perairan mentawai, Perairan barat Sumatera Barat hingga Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Perairan selatan Jawa hingga NTT, Laut Sawu, perairan timur Kepulauan Riau, Selat Karimata, perairan Bangka Belitung, perairan barat Kalimantan Barat, Laut Jawa, Laut Flores, Selat Makassar bagian selatan, Perairan selatan Sulawesi, Laut Banda bagian barat, Laut Maluku bagian utara, perairan Sangihe Talaud yang berbahaya bagi perahu nelayan dan tongkang.

Ketinggian 3,0 - 4,0 meter bisa terjadi di    Laut Natuna, perairan barat laut Kalimantan Barat, Laut Banda bagian timur, perairan Kai dan Tanimbar, perairan Kepulauan Aru, Laut Timor yang berbahaya bagi perahu nelayan, tongkang dan ferry.

Sedangkan lebih dari 4,0 meter di Laut Arafuru, perairan selatan Merauke yang berbahaya bagi semua jenis kapal.(*)

Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026