Mataram, 15/3 (ANTARA) - Pengamanan di Pelabuhan Lembar (Lombok) yang merupakan tetangga terdekat Provinsi Bali akan diperketat terkait rencana kunjungan Presiden AS Barack Obama ke Bali pada 21 Maret 2010.
Kapolres Lombok Barat AKBP Agus Suprianto yang dihubungi dari Mataram, Senin, mengatakan sehubungan dengan rencana kunjungan Presiden AS Barack Obama ke Bali pihaknya tetap melakukan pengamanan rutin yang ditingkatkan dalam rangka Operasi Aman Nusa 2010.
"Sebagai tetangga terdekat Bali, kami akan melaksanakan pengamanan rutin yang ditingkatkan mulai Rabu (17/3) terkait dengan rencana kedatangan Presiden AS ke Bali," katanya.
Ia mengatakan jika dinilai perlu akan dilakukan pemeriksaan terhadap seluruh penumpang maupun kendaraan terutama yang akan berangkat dari Pelabuhan Lembar ke Padangbai, ini untuk mencegah kemungkinan adanya hal-hal yang tidak diinginkan.
Menurut dia pengamanan di Pelabuhan Lembar akan dilakukan menjelang kendatangan Barack Obama hingga meninggalkan Bali.
"Terkait dengan pengamanan kunjungan Barack Obama ke Bali jumlah personel yang diterjunkan untuk mengamankan Pelabuhan Lembar ditambah," katanya.
Presiden AS Barack Obama direncanakan berkunjung ke Bali pada 21 Maret 2010 dan dijadwalkan langsung menuju hotel dan mengunjungi kawasan Pura Uluwatu yang berada di Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan.
Kunjungan Presiden Obama di Bali direncanakan selama dua hari sebelum menuju Australia, Obama juga akan menonton kesenian kecak dan menikmati keindahan suasana petang saat matahari terbenam.
Selain Uluwatu rencana kunjungan tersebut juga mencakup diskusi di Kampus Universitas Udayana dan ke "Monkey Forest" di Ubud.
Pemimpin PT Indonesia Ferry Lembar Padangbai Kaimuddin Maliling mengatakan terkait dengan pengamanan kunjungan Presiden AS tersebut pihaknya telah melaksanakan rapat koordinasi dengan instansi terkait terutama Polres Lombok Barat.
"Menurut rencana pada 17 Maret 2010 akan dilakukan pemeriksaan terhadap seluruh penumpang termasuk barang bawaan dan kendaraan, ini dilakukan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan." katanya.(*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026