Otoritas Myanmar menangkap wartawan Jepang
Senin, 19 April 2021 13:44 WIB
Warga berdemonstrasi sambil membawa pot Thigyan dengan bunga padauk saat mereka memprotes kup militer di Dawei, Myanmar, Selasa (13/4/2021), dalam gambar yang didapatkan dari video. ANTARA FOTO/Courtesy of Dawei Watch/via
Yangon (ANTARA) - Otoritas Myanmar menangkap wartawan asal Jepang, Yuki Kitazumi, usai menjemput dari kediamannya di Yangon, seperti dilansir media pada Senin.
BBC Burma, yang mengutip saksi mata, melaporkan wartawan itu dibawa ke sel tahanan oleh pasukan keamanan pada Minggu malam. Ia diminta untuk mengangkat kedua tangan dan dibawa masuk ke dalam mobil, katanya.
Kedutaan Besar Jepang tidak langsung dapat dihubungi. Sementara itu, juru bicara junta militer tidak menanggapi permintaan berkomentar.
Kitazumi menjalankan perusahaan produksi media, Yangon Media Professionals, dan pernah menjadi wartawan untuk harian bisnis Nikkei, menurut akun Facebook miliknya dan wawancara dengan media daring.
Kitazumi sebelumnya pernah ditahan pada Februari saat meliput aksi penolakan kudeta 1 Februari, namun tak lama dibebaskan.
Menurut kelompok Assistance Association for Political Prisoners, sebanyak 737 orang tewas di tangan pasukan keamanan sejak kudeta dan 3.229 orang lainnya masih ditahan.
Sumber: Reuters
BBC Burma, yang mengutip saksi mata, melaporkan wartawan itu dibawa ke sel tahanan oleh pasukan keamanan pada Minggu malam. Ia diminta untuk mengangkat kedua tangan dan dibawa masuk ke dalam mobil, katanya.
Kedutaan Besar Jepang tidak langsung dapat dihubungi. Sementara itu, juru bicara junta militer tidak menanggapi permintaan berkomentar.
Kitazumi menjalankan perusahaan produksi media, Yangon Media Professionals, dan pernah menjadi wartawan untuk harian bisnis Nikkei, menurut akun Facebook miliknya dan wawancara dengan media daring.
Kitazumi sebelumnya pernah ditahan pada Februari saat meliput aksi penolakan kudeta 1 Februari, namun tak lama dibebaskan.
Menurut kelompok Assistance Association for Political Prisoners, sebanyak 737 orang tewas di tangan pasukan keamanan sejak kudeta dan 3.229 orang lainnya masih ditahan.
Sumber: Reuters
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
DPR nilai Board of Peace menjadi jalur diplomasi alternatif Indonesia untuk Gaza
28 January 2026 4:01 WIB
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
DPR nilai Board of Peace menjadi jalur diplomasi alternatif Indonesia untuk Gaza
28 January 2026 4:01 WIB
Pemerintah Kanada batalkan sepakat dengan China usai Trump ancam tarif 100 persen
27 January 2026 5:47 WIB