NTB TARGETKAN TINGKAT KELULUSAN UN 87 PERSEN
Selasa, 17 Maret 2009 15:30 WIB
Mataram, 17/3 (ANTARA) - Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Nusa Tenggara Barat (NTB) menargetkan 87 persren tingkat kelulusan ujian nasional (UN) tahun 2009, lebih tinggi dari tahun 2008 sebesar 84 persen.
Kepala Dinas Dikpora NTB, Drs H Ma'shum kepada wartawan di Mataram, Selasa, mengatakan meski cukup berat, namun pihaknya optimistis target tersebut dapat trcaai karena dalam menghadapi UN tersebut masing-masing kabupaten/kota telah melakukan persiapan matang.
"UN tahun 2009 ini memang cukup berat, karena nilai standar kelulusan 5,5 dan jumlah mata pelajaran yang diujikan yang sebelumnya empat bertambah menjadi enam, namun kami optimistis target 87 persen bisa diwujudkan," katanya didampingi seluruh kepala bidang di lingkungan Dikpora NTB.
Menurut dia, dari kunjungan lapangan selama ini, berbagai persiapan menghadapi UN sudah dilaksanakan dengan cukup baik dan masing-masing kabupaten/kota di NTB berupaya secara sungguh-sungguh untuk mencapai hasil UN yang terbaik.
Ia menambahkan, UN tahun 2009 untuk Sekolah Menengah Atas (SMA), Madrasah Aliyah (MA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan SMA Luar Biasa (SMALB) dilaksanakan selama lima hari mulai 20 hingga 24 April 2009 (ujian utama) serta 27 hingga 1 Mei ujian susulan dengan jumlah peserta 22.256 orang.
"Sedangkan untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan SMP LB dilaksanakan 27 hingga 30 April 2009 dan ujian susulan 4 hingga 7 Mei 2009, serta Ujian Akhir Sekolah Bertarap Nasional (UASBN) Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan SD Luar Biasa (SDLB) dilaksanakan 11 hingga 13 Mei 2009," katanya.
Ma'shum mengatakan, jumlah peserta UN tahun 2009 di NTB tercatat 223.898 orang dengan rincian untuk SMA, MA, SMK dan SMALB 54.396 orang, SMP, MTs dan SMPLB 78.870 orang dan SD, MI dan SDLB 89.632 orang.
"Untuk penggandaan soal UN, kami telah melaksanakan tender dan kini sedang melakukan peninjauan lapangan untuk melihat secara langsung kondisi percetakan apakah memenuhi persyaratan terutama dari segi keamanan dan kecepatan, dan dalam pekan ini pemenang tender akan diumumkan," ujarnya.
Ia mengatakan, selanjutnya "master" soal UN akan dibawa ke NTB dengan pengamanan ketat dan pengawas UN akan melibatkan dosen perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS) yang ada di daerah ini.
"Pemeriksaan lembar jawaban komputer (LJK) akan dilakukan di Universitas Mataram (Unram) dan langsung di bawah koordinasi Rektor Unram," katanya.
Menurut dia, khusus untuk UASBN SD, MI dan SDLB, soal ujian 25 persen dibuat oleh pusat dan 75 dibuat di daerah, sehingga antara satu daerah dengan yang lain soal ujiannya berbeda.(*)
Kepala Dinas Dikpora NTB, Drs H Ma'shum kepada wartawan di Mataram, Selasa, mengatakan meski cukup berat, namun pihaknya optimistis target tersebut dapat trcaai karena dalam menghadapi UN tersebut masing-masing kabupaten/kota telah melakukan persiapan matang.
"UN tahun 2009 ini memang cukup berat, karena nilai standar kelulusan 5,5 dan jumlah mata pelajaran yang diujikan yang sebelumnya empat bertambah menjadi enam, namun kami optimistis target 87 persen bisa diwujudkan," katanya didampingi seluruh kepala bidang di lingkungan Dikpora NTB.
Menurut dia, dari kunjungan lapangan selama ini, berbagai persiapan menghadapi UN sudah dilaksanakan dengan cukup baik dan masing-masing kabupaten/kota di NTB berupaya secara sungguh-sungguh untuk mencapai hasil UN yang terbaik.
Ia menambahkan, UN tahun 2009 untuk Sekolah Menengah Atas (SMA), Madrasah Aliyah (MA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan SMA Luar Biasa (SMALB) dilaksanakan selama lima hari mulai 20 hingga 24 April 2009 (ujian utama) serta 27 hingga 1 Mei ujian susulan dengan jumlah peserta 22.256 orang.
"Sedangkan untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan SMP LB dilaksanakan 27 hingga 30 April 2009 dan ujian susulan 4 hingga 7 Mei 2009, serta Ujian Akhir Sekolah Bertarap Nasional (UASBN) Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan SD Luar Biasa (SDLB) dilaksanakan 11 hingga 13 Mei 2009," katanya.
Ma'shum mengatakan, jumlah peserta UN tahun 2009 di NTB tercatat 223.898 orang dengan rincian untuk SMA, MA, SMK dan SMALB 54.396 orang, SMP, MTs dan SMPLB 78.870 orang dan SD, MI dan SDLB 89.632 orang.
"Untuk penggandaan soal UN, kami telah melaksanakan tender dan kini sedang melakukan peninjauan lapangan untuk melihat secara langsung kondisi percetakan apakah memenuhi persyaratan terutama dari segi keamanan dan kecepatan, dan dalam pekan ini pemenang tender akan diumumkan," ujarnya.
Ia mengatakan, selanjutnya "master" soal UN akan dibawa ke NTB dengan pengamanan ketat dan pengawas UN akan melibatkan dosen perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS) yang ada di daerah ini.
"Pemeriksaan lembar jawaban komputer (LJK) akan dilakukan di Universitas Mataram (Unram) dan langsung di bawah koordinasi Rektor Unram," katanya.
Menurut dia, khusus untuk UASBN SD, MI dan SDLB, soal ujian 25 persen dibuat oleh pusat dan 75 dibuat di daerah, sehingga antara satu daerah dengan yang lain soal ujiannya berbeda.(*)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bandara Ngurah Rai Bali sudah kembali layani rute sebelumnya terdampak erupsi GAK
08 September 2026 15:51 WIB
Terpopuler - Nusantara
Lihat Juga
Bandara Ngurah Rai Bali sudah kembali layani rute sebelumnya terdampak erupsi GAK
08 September 2026 15:51 WIB