Angka kasus Stunting di Lombok Timur menurun
Selasa, 11 Januari 2022 12:25 WIB
Bupati Lombok Timur Sukiman Azmy (ANTARA/HO-Humas Pemda Lotim)
Selong, NTB (ANTARA) - Bupati Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, H Sukiman Azmy menyatakan, berdasarkan data elektronik pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat (e-PPGBM) setempat berhasil menurunkan kasus stunting (gagal tumbuh)
"Dari 26,46 pada 2018 turun menjadi 17, 49 pada tahun 2021," kata Sukiman Azmy dalam keterangan tertulisnya di Selong, Selasa.
Dengan adanya penurunan kasus stunting tersebut, Lombok Timur menjadi juara umum 1 dalam Aksi Konvergensi Stunting tingkat Provinsi NTB pada tahun 2021.
"Tahun 2020 Lombok Timur menjadi kabupaten paling replikatif dalam penurunan angka stunting di NTB," katanya.
Penurunan kasus gagal tumbuh tersebut merupakan hasil dari penanganan secara bersama-sama dan komitmen dari semua pemangku kepentingan menjadi hal yang paling penting.
Bupati mencontohkan berbagai kebijakan yang dilakukan pemerintah daerah untuk mendorong penurunan kasus stunting seperti pelibatan kepala desa, lurah, hingga camat.
"Pemerintah daerah menghadiahkan umrah bagi pihak yang berhasil menurunkan secara signifikan kasus gagal tumbuh di wilayah masing-masing," katanya.
"Dari 26,46 pada 2018 turun menjadi 17, 49 pada tahun 2021," kata Sukiman Azmy dalam keterangan tertulisnya di Selong, Selasa.
Dengan adanya penurunan kasus stunting tersebut, Lombok Timur menjadi juara umum 1 dalam Aksi Konvergensi Stunting tingkat Provinsi NTB pada tahun 2021.
"Tahun 2020 Lombok Timur menjadi kabupaten paling replikatif dalam penurunan angka stunting di NTB," katanya.
Penurunan kasus gagal tumbuh tersebut merupakan hasil dari penanganan secara bersama-sama dan komitmen dari semua pemangku kepentingan menjadi hal yang paling penting.
Bupati mencontohkan berbagai kebijakan yang dilakukan pemerintah daerah untuk mendorong penurunan kasus stunting seperti pelibatan kepala desa, lurah, hingga camat.
"Pemerintah daerah menghadiahkan umrah bagi pihak yang berhasil menurunkan secara signifikan kasus gagal tumbuh di wilayah masing-masing," katanya.
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tak cukup susu, Wabup Lombok Barat dorong pendampingan total keluarga stunting
05 February 2026 16:23 WIB
MBG jadi kunci masa depan anak, DPR tekankan perang lawan stunting di Lombok Utara
03 February 2026 22:17 WIB
Stunting di Lombok Tengah turun jadi 9,86 persen, di bawah target Nasional
19 January 2026 15:47 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Pengelolaan sampah Nasional naik ke 24,95 persen, Target 100 persen masih jauh
11 February 2026 17:18 WIB