Internet Ukraina terganggu, operator kena serangan siber
Selasa, 29 Maret 2022 10:02 WIB
Grafik menunjukkan konektivitas internet dari penyedia GigaTrans di Ukraina pada 22-26 Februari 2022. (NetBlocks)
Jakarta (ANTARA) - Perusahaan telekomunikasi milik negara Ukraina, Ukrtelecom, mendapat serangan siber hingga menyebabkan layanan internet terganggu.
"Hari ini, musuh melancarkan serangan siber yang kuat terhadap infrastruktur Ukrtelecom. Serangan ditangkis. Sekarang Ukrtelecom bisa memulihkan layanan mereka ke klien," kata kepala dinas layanan komunikasi khusus dan perlindungan informasi Ukraina, Yurii Shchyhol, dikutip dari Reuters, Selasa.
Juru bicara Ukrtelecom mengatakan serangan sudah teratasi dan mereka secara bertahap memulihkan layanan.
Platform pengawas gangguan internet NetBlocks dalam unggahan di Twitter pada Senin (28/3) waktu setempat menyatakan internet di Ukraina "runtuh" dan gangguan tersebut berskala nasional.
Kejadian serupa pernah menimpa Triolan, perusahaan telekomunikasi lainnya dari Ukraina. Forbes melaporkan sistem internal Triolan diretas sehingga sejumlah pelanggan tidak mendapatkan layanan internet.
Ukrtelecom, tentang gangguan ini, sebelumnya menyatakan mereka kesulitan memasang internet untuk pelanggan mereka.
Rusia menyebut aksi mereka sebagai "operasi militer khusus" untuk melucuti senjata dan "denazifikasi" negara tetangga mereka.
Kiev dan negara Barat melihat pernyataan tersebut adalah dalih untuk serangan tanpa alasan dan upaya menggulingkan pemerintahan Ukraina.
"Hari ini, musuh melancarkan serangan siber yang kuat terhadap infrastruktur Ukrtelecom. Serangan ditangkis. Sekarang Ukrtelecom bisa memulihkan layanan mereka ke klien," kata kepala dinas layanan komunikasi khusus dan perlindungan informasi Ukraina, Yurii Shchyhol, dikutip dari Reuters, Selasa.
Juru bicara Ukrtelecom mengatakan serangan sudah teratasi dan mereka secara bertahap memulihkan layanan.
Platform pengawas gangguan internet NetBlocks dalam unggahan di Twitter pada Senin (28/3) waktu setempat menyatakan internet di Ukraina "runtuh" dan gangguan tersebut berskala nasional.
Kejadian serupa pernah menimpa Triolan, perusahaan telekomunikasi lainnya dari Ukraina. Forbes melaporkan sistem internal Triolan diretas sehingga sejumlah pelanggan tidak mendapatkan layanan internet.
Ukrtelecom, tentang gangguan ini, sebelumnya menyatakan mereka kesulitan memasang internet untuk pelanggan mereka.
Rusia menyebut aksi mereka sebagai "operasi militer khusus" untuk melucuti senjata dan "denazifikasi" negara tetangga mereka.
Kiev dan negara Barat melihat pernyataan tersebut adalah dalih untuk serangan tanpa alasan dan upaya menggulingkan pemerintahan Ukraina.
Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Xi Jinping mendukung upaya Eropa untuk Ukraina, tapi China punya cara sendiri
06 December 2025 4:47 WIB
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Pemerintah China menerapkan kebijakan bebas visa untuk warga Inggris dan Kanada
16 February 2026 6:58 WIB
Wang Yi: Dialog lebih baik daripada konfrontasi, jelang pertemuan Xi-Trump
15 February 2026 12:01 WIB
Pemimpin Lai Ching-te: Jika Pemerintah China kuasai Taiwan, negara lain bisa jadi target
13 February 2026 3:42 WIB