Teheran (ANTARA) - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi akan bertemu dengan Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi selama kunjungannya ke Swiss.

Selama kunjungan tersebut, dia juga akan mengadakan putaran baru pembicaraan tidak langsung dengan Amerika Serikat, menurut Kementerian Luar Negeri Iran pada Minggu.

"Selama kunjungan ini, Menlu... akan bertemu dan mengadakan pembicaraan dengan menteri luar negeri Swiss, Oman, dan Direktur Jenderal IAEA," kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan di Telegram.

Araghchi telah berangkat ke Jenewa, di mana pembicaraannya dengan AS akan berlangsung pada 17 Februari, imbuh pernyataan itu.

Baca juga: Mantan Menlu Marty: Kepentingan nasional landasan RI di BoP
Baca juga: Iran: Kesepakatan nuklir dengan AS bisa dicapai dalam waktu singkat

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump meyakini dapat menegosiasikan kesepakatan yang jauh lebih baik dengan Iran pada tahap ini.

“Presiden Trump berpikiran terbuka, dan seperti yang ia katakan, ia yakin sekarang dapat memperoleh kesepakatan yang jauh lebih baik dari pihak Iran setelah Operasi Midnight Hammer pada 22 Juni,” ujar Menteri Keuangan AS Scott Bessent kepada Fox News, Rabu (11/2), seraya menambahkan bahwa tercapai atau tidaknya kesepakatan tersebut bergantung pada Teheran.

Bessent juga menyebutkan bahwa Trump dan Menteri Perang Pete Hegseth akan mengambil sejumlah keputusan di tengah pengerahan ulang aset militer Washington ke arah Iran.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

 

 

 


 



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026