Teheran (ANTARA) - Teheran dan Washington dapat segera mencapai kesepakatan nuklir yang adil, dan peluang untuk meraih kesepakatan tersebut tidak boleh disia-siakan, kata Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, Minggu (1/2).
Pada Sabtu, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Ali Larijani mengatakan bahwa pembentukan struktur perundingan nuklir antara Teheran dan Washington terus mengalami kemajuan, meskipun menghadapi apa yang ia sebut sebagai perang media yang terkoordinasi.
“Jangan membicarakan hal-hal yang mustahil dan jangan menyia-nyiakan kesempatan untuk mencapai kesepakatan nuklir yang adil dan setara guna memastikan tidak ada senjata nuklir. Seperti yang saya sampaikan, hal itu dapat dicapai bahkan dalam waktu yang singkat,” kata Araghchi kepada CNN.
Baca juga: AS buka pintu diplomasi dengan Iran di tengah peningkatan militer di Teluk Persia
Pada Januari, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa sebuah “armada besar” tengah menuju Iran, seraya menambahkan bahwa ia berharap Teheran bersedia bernegosiasi dan menandatangani kesepakatan yang “adil dan setara” yang mencakup penghentian sepenuhnya kepemilikan senjata nuklir.
Trump memperingatkan bahwa jika tidak tercapai kesepakatan mengenai program nuklir Iran, setiap serangan AS di masa depan terhadap negara tersebut akan “jauh lebih buruk” dibandingkan serangan-serangan sebelumnya.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA
Baca juga: Iran buka peluang perundingan nuklir dengan AS, Asal kepercayaan dipulihkan
Baca juga: India akan beli minyak dari Venezuela, bukan Iran
Pewarta : Katriana
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026