"Pemerintah kota dalam hal ini, hanya menyiapkan lahan. Sedangkan untuk pembangunan fisik, pengawasan, dan lainnya sepenuhnya dari pusat,"

Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyebutkan, proyek pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di kawasan Bintaro, ditargetkan rampung pada akhir tahun 2026.

"Pemerintah kota dalam hal ini, hanya menyiapkan lahan. Sedangkan untuk pembangunan fisik, pengawasan, dan lainnya sepenuhnya dari pusat," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Mataram H Bachtiar Yulianto di Mataram, Jumat.

Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih murni dilaksanakan pemerintah pusat dengan total anggaran sekitar Rp11 miliar dan saat dalam proses pengerjaan.

Karena itu, lanjutnya, dalam proses pembangunan, DKP Kota Mataram tidak dilibatkan. Tapi setelah jadi, kemungkinan pengelolaan akan diserahkan ke Pemerintah Kota Mataram.

Meski tidak terlibat dalam teknis pembangunan, DKP memberikan gambaran mengenai fasilitas yang akan tersedia di kompleks Kampung Nelayan Merah Putih itu antara lain, berupa fasilitas utama yang direncanakan seperti ruang pendingin untuk menjaga kualitas hasil tangkapan nelayan.

Selain itu, ada juga Koperasi Nelayan Merah Putih sebagai wadah ekonomi bagi masyarakat nelayan setempat.

Untuk mendukung keberadaan kampung nelayan, Pemerintah Kota Mataram, juga sedang membangun pasar ikan bersih di kawasan tersebut untuk merelokasi pasar ikan yang kini berada di Kebon Talo atau pinggir jalan utama menuju objek wisata Senggigi.

"Diharapkan, kehadiran Kampung Nelayan itu dapat meningkatkan kesejahteraan dan infrastruktur pendukung bagi para nelayan di wilayah Bintaro dan sekitarnya," katanya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram H Lalu Alwan Basri sebelumnya memproyeksikan kawasan Kampung Nelayan Merah Putih di pesisir Bintaro sebagai pusat ekonomi perikanan modern yang terintegrasi hunian nelayan di rumah susun sederhana sewa (Rusunawa).

Kawasan itu dirancang menjadi satu ekosistem terpadu yang tidak hanya mendukung aktivitas nelayan, tetapi juga meningkatkan kualitas permukiman masyarakat pesisir.

Kampung nelayan tersebut juga akan dilengkapi dengan pasar ikan yang menjadi salah satu infrastruktur awal dan diharapkan mampu mendorong peningkatan nilai tambah hasil perikanan tangkap.

"Dengan demikian, Kampung Nelayan Merah Putih akan menjadi satu kesatuan ekosistem industri kecil nelayan di Kota Mataram," katanya. 

Baca juga: BRIDA dukung bengkel konversi motor listrik SMKN 3 Mataram naik level

Baca juga: DKP Kota Mataram mengantisipasi dampak EL Nino bagi pembudidaya ikan air tawar

Baca juga: Kejati NTB kumpulkan bukti pidana 15 legislator penerima suap

 



Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026