Mataram (ANTARA) - Dinas Pertanian Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, memastikan stok vaksin dan obat-obatan untuk hewan kurban dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, tersedia dan mencukupi. 

"Berbagai obat-obatan yang dibutuhkan selama pelaksanaan pemeriksaan kesehatan hewan kurban, kami pastikan tersedia dan cukup," kata Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kota Mataram H Lalu Johari di Mataram, Rabu.

Johari yang ditemui di sela turun ke sejumlah penjual hewan kurban di Kota Mataram bersama tim kesehatan hewan kurban mengatakan, beberapa obat-obatan yang disiapkan antara lain obat mata, kulit, pilek, batuk, dan vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) jika ada terindikasi.

Untuk obat-obatan tersebut, setiap tim yang turun ke enam kecamatan yang beranggotakan 6-7 orang per kecamatan, masing-masing harus membawa obat-obatan tersebut dalam box steril yang sudah disiapkan.

"Ketika ada temuan penyakit di lapangan, tim harus segera memberikan obat sebagai langkah pencegahan agar penyakit tidak semakin parah dan menular ke hewan lainnya," katanya.

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kota Mataram H Lalu Johari di Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, turun ke pengepul hewan kurban di Jalan Dakota, Mataram, Rabu (13/5-2026). ANTARA/Nirkomala.

Menurutnya, dalam dua hari kegiatan pemeriksaan hewan kurban yang dilakukan tim ke 70 titik pedagang hewan kurban secara bertahap hingga H-1 Idul Adha. Kasus yang baru ditemukan hanya penyakit mata pada sapi yang dipicu kemungkinan karena terkena debu saat dalam perjalanan dari daerah asal.

Begitu juga jika ada hewan kurban yang mengalami batuk dan flu, biasanya juga karena faktor debu selama perjalanan. Tapi untuk saat ini, penyakit batuk dan flu pada hewan kurban belum ditemukan.

Baca juga: Distan Mataram menurunkan tim kesehatan hewan kurban ke 70 titik

Hewan-hewan kurban yang dijual pengepul di Kota Mataram, rata-rata didatangkan dari kabupaten penyangga se-Pulau Lombok yakni dari Kabupaten Lombok Barat, Tengah, Utara, dan Kabupaten Lombok Timur.

"Tidak ada yang datang dari luar, termasuk Pulau Sumbawa," katanya.

Selain ditemukan penyakit mata, tambahnya, saat di lapangan juga ditemukan sapi yang terluka karena mungkin gesekan saat pengiriman dari daerah asal.

Baca juga: Distan Mataram antisipasi lahan pertanian dampak El Nino "Gozila"

Sapi tersebut sudah langsung diberikan obat luka, agar cepat kering dan tidak terinfeksi.  

"Prinsipnya, petugas kesehatan hewan kurban yang kami turunkan memastikan seluruh fasilitas medis dan obat-obatan telah siap di lokasi guna menjamin hewan kurban dalam kondisi prima sebelum sampai ke tangan konsumen," katanya. 



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026