"Meskipun pengalaman musim kemarau tahun-tahun sebelumnya Kota Mataram tidak terlalu terdampak seperti daerah lainnya, namun kami harus tetap melakukan antisipasi,"
Mataram (ANTARA) - Dinas Pertanian Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mulai melakukan antisipasi kondisi lahan pertanian terhadap dampak El Nino "Gozila" atau kemarau panjang yang diprediksi terjadi tahun 2026.
"Meskipun pengalaman musim kemarau tahun-tahun sebelumnya Kota Mataram tidak terlalu terdampak seperti daerah lainnya, namun kami harus tetap melakukan antisipasi," kata Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kota Mataram H Lalu Johari di Mataram, Rabu.
Menurutnya, berbagai langkah yang dilakukan untuk antisipasi dampak El Nino "Gozila" antara lain, melakukan pemetaan wilayah yang berpotensi kekeringan untuk segera mengajukan calon petani calon lokasi (CPCL) untuk bantuan irigasi perpompaan (IrPom) dan perpipaan dilakukan melalui kelompok tani (Poktan).
Kemudian melakukan pembersihan dan perbaikan saluran irigasi yang ada di masing-masing wilayah. Mengoptimalkan pengelolaan air irigasi melalui rehabilitasi jaringan irigasi, embung, sumur air dangkal dan sumber air lainnya serta memanfaatkan pompanisasi, perpipaan dan irigasi perpompaan.
Selain itu, mendorong percepatan tanam untuk lokasi-lokasi yang pengolahan tanah sudah dilakukan karena ketersediaan air masih ada dan hujan masih turun akibat anomali cuaca.
Petani juga di arahkan menanam dengan menggunakan varietas padi yang tahan terhadap kekeringan atau membutuhkan sedikit air seperti varietas Inpari 32 dan Ciherang.
"Upaya-upaya tersebut juga menjadi early warning system, antisipasi dini dan mitigasi potensi kekeringan," katanya.
Dia berharap, melalui langkah-langkah tersebut diharapkan para petani bisa siaga menghadapi dampak El Nino Gozila tahun 2026, dan meminimalkan dampak risiko yang ditimbulkan sehingga petani tetap bisa mendapatkan hasil panen maksimal.
Di sisi lain, Johari menyebutkan, luas baku sawah Kota Mataram tahun 2026 tercatat 1.178,69 hektare dengan luas tanam sampai dengan tanggal 6 April 2026 sebanyak 924,44 hektare.
"Sedangkan, luas panen di Kota Mataram sampai dengan tanggal 6 April 2026 sebanyak 895,80 hektare," katanya.
Pewarta : Nirkomala
Editor:
Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026