"Kalau sudah naik grade A, nanti di sini (BRIDA NTB) akan kita jadikan pusat alumni bengkel konversi motor listrik SMKN 3 Mataram, nanti kita fasilitasi masyarakat yang ingin konversi motor listrik,"

Mataram (ANTARA) - Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mendukung bengkel konversi motor listrik pada SMKN 3 Mataram untuk segera naik level dengan memperoleh sertifikasi grade A.

"Kalau sudah naik grade A, nanti di sini (BRIDA NTB) akan kita jadikan pusat alumni bengkel konversi motor listrik SMKN 3 Mataram, nanti kita fasilitasi masyarakat yang ingin konversi motor listrik," kata Kepala BRIDA NTB I Gede Putu Aryadi di Lombok Barat, Jumat.

Ia pun mengaku optimistis peningkatan sertifikasi grade untuk SMKN 3 Mataram sebagai pelopor bengkel konversi motor listrik pertama di wilayah Indonesia Timur ini akan terealisasi pada tahun 2026.

"Pengurusan grade, dari grade B ke A itu ada di Kementerian Perhubungan dan tahun ini selesaikan grade-nya, tahun depan kita mulai anggarkan (pusat alumni)," ujarnya.

Aryadi menyampaikan sikap optimis dengan melihat banyaknya pihak yang mendukung SMKN 3 Mataram, selain BRIDA NTB, PT PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Nusa Tenggara (Nusra) juga punya andil besar.

Dengan dukungan tersebut, kata dia, SMKN 3 Mataram kini sudah menyediakan 40 unit kendaraan konversi siap uji.

"Surat-surat juga sudah dikonversi semua, itu dapat dukungan kepolisian dan perhubungan. Nantinya, semua itu diuji dan akan dikeluarkan lisensi," ucap dia.

Ia mengakui bahwa peningkatan grade ini penting bagi NTB karena SMKN 3 Mataram akan menjadi pemilik bengkel yang punya lisensi dalam konversi motor listrik secara mandiri sekaligus dapat melakukan kendali mutu dari hasil konversi tanpa harus mengirim ke balai pengujian laik jalan di Bekasi, Jawa Barat.

"Bayangkan saja kalau masih grade B, setiap kali konversi ini berapa ongkos untuk kirim pengujian, termasuk surat-surat itu sampai Rp17 juta. Jadi, kalau sudah grade A, itu enggak perlu lagi, cukup di sini, dan kita bisa tekan harga," kata Aryadi.

Bengkel konversi motor listrik SMKN 3 Mataram kini masih memegang sertifikasi grade B terhitung sejak April 2024. Dalam tingkatan tersebut, bengkel hanya dapat melakukan perakitan dan pemeliharaan.

Perolehan grade ini pun mendapat dukungan penuh dari PT PLN UIP Nusra sejak tahun 2021, mulai dari mentor, sarana, dan prasarana dalam menunjang kerja bengkel.

Dalam upaya meningkatkan grade, SMKN 3 Mataram dengan dukungan PT PLN UIP Nusra, mengembangkan inovasi dengan membentuk sekolah binaan agar ada sekolah lainnya yang juga mendapat sertifikasi bengkel konversi motor listrik dari Kementerian Perhubungan.

Hingga tahun 2024, dengan adanya binaan dari bengkel konversi motor listrik SMKN 3 Mataram, kini terdapat dua sekolah menengah kejuruan yang telah mendapatkan sertifikasi grade B, yakni SMKN 1 Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah dan SMK Swasta Santo Aloisius Ruteng, Nusa Tenggara Timur.



Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026