Praya (ANTARA) - Aparat kepolisian siaga membantu penanganan dampak banjir di wilayah Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan air sungai meluap dan membanjiri area permukiman di beberapa desa/kelurahan di wilayah Kecamatan Dompu pada Kamis (3/2).

Sebagaimana dikutip dalam siaran pers kepolisian yang diterima di Mataram, Jumat, Kepala Kepolisian Sektor Dompu Ipda Arif Syarifuddin mengatakan bahwa banjir melanda bagian wilayah Kelurahan Potu, Bada, dan Bali hingga Desa Kareke di Kecamatan Dompu. "Anggota disiagakan untuk membantu warga," katanya.

Ia mengatakan bahwa banjir menimbulkan genangan di bagian wilayah Desa Kareke; Lingkungan Manggenda dan Rasabou di Kelurahan Potu; Lingkungan Kampo Samporo, Mantro, dan Ujung Pandang di Kelurahan Bali; serta Kota Baru di Kelurahan Bada.

Baca juga: BPBD sebut korban terdampak banjir Kota Parepare 1.345 keluarga
Baca juga: BPBD DKI Jakarta minta warga waspadai banjir rob

"Sebanyak 56 bangunan rumah warga dan bangunan TPQ terendam banjir," katanya, menambahkan, "Tidak ada korban jiwa dalam kejadian banjir tersebut."

Ia mengatakan bahwa debit air Sungai Raba Laju meningkat setelah hujan lebat turun. Luapan air sungai itu menyebabkan permukiman warga di sekitarnya tergenang. Aparat kepolisian diturunkan untuk membantu warga membersihkan drainase serta tumpukan sampah dan endapan lumpur di lingkungan permukiman yang terdampak banjir.
 

Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2024