Pelaku pembacokan di lokasi Bau Nyale Pantai Kaliantan ditangkap polisi
Sabtu, 11 Februari 2023 21:35 WIB
Istimewa
Selong, Lombok Timur (ANTARA) - Buntut terjadinya aksi pembacokan di lokasi Bau Nyale Pantai Kaliantan, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, pada Kamis (9/2), puluhan warga dusun Lungkak Desa Ketapang Raya kecamatan Keruak, menggeruduk kantor desa, Sabtu (11/2)
Aksi warga ini, meminta agar terduga pelaku yang diduga salah seorang pengurus organisasi kemasyarakatan di desa tersebut untuk ditangkap dan membubarkan organisasi tersebut.
Aksi warga ini langsung direspons pihak pemerintah desa, kecamatan dan Kepolisian, dengan melakukan mediasi.
Kasi Humas Polres Lotim Iptu Nicolas Oesman yang dikonfirmasi membenarkan adanya aksi warga yang melakukan aksi demo ke kantor desa Ketan Raya tersebut, untuk meminta terduga pelaku pembacokan yang terjadi di lokasi bau nyale tersebut diproses hukum.
"Identitas terduga pelaku ada, sehingga dalam aksi tersebut, kerabat dan keluarga korban meminta agar polisi segera menangkap pelaku dan meminta membubarkan organisasi tempat terduga pelaku berorganisasi," katanya.
Terhadap adanya kejadian tersebut, polisi langsung bergerak dan menangkap pelakunya.
"Pelaku sudah ditangkap, dan telah diamankan di Polsek, dan korban pun telah mendapat perawatan di puskesmas," katanya.
Terhadap adanya tuntutan warga menurut Nicolas, Camat Keruak bersama anggota Forkopinca langsung menyikapi dan melakukan mediasi untuk menjaga kondusifitas tetap terjaga.
"Untuk penyelesaian agar kasus ini tidak meluas, camat Keruak bersama anggota Forkopinca akan memediasi, dengan memanggil semua pihak yang terkait," sebutnya seraya mengimbau agar masyarakat tetap menjaga kondusifitas wilayah yang telah kondusif.
Aksi warga ini, meminta agar terduga pelaku yang diduga salah seorang pengurus organisasi kemasyarakatan di desa tersebut untuk ditangkap dan membubarkan organisasi tersebut.
Aksi warga ini langsung direspons pihak pemerintah desa, kecamatan dan Kepolisian, dengan melakukan mediasi.
Kasi Humas Polres Lotim Iptu Nicolas Oesman yang dikonfirmasi membenarkan adanya aksi warga yang melakukan aksi demo ke kantor desa Ketan Raya tersebut, untuk meminta terduga pelaku pembacokan yang terjadi di lokasi bau nyale tersebut diproses hukum.
"Identitas terduga pelaku ada, sehingga dalam aksi tersebut, kerabat dan keluarga korban meminta agar polisi segera menangkap pelaku dan meminta membubarkan organisasi tempat terduga pelaku berorganisasi," katanya.
Terhadap adanya kejadian tersebut, polisi langsung bergerak dan menangkap pelakunya.
"Pelaku sudah ditangkap, dan telah diamankan di Polsek, dan korban pun telah mendapat perawatan di puskesmas," katanya.
Terhadap adanya tuntutan warga menurut Nicolas, Camat Keruak bersama anggota Forkopinca langsung menyikapi dan melakukan mediasi untuk menjaga kondusifitas tetap terjaga.
"Untuk penyelesaian agar kasus ini tidak meluas, camat Keruak bersama anggota Forkopinca akan memediasi, dengan memanggil semua pihak yang terkait," sebutnya seraya mengimbau agar masyarakat tetap menjaga kondusifitas wilayah yang telah kondusif.
Pewarta : Dimyati
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Inspektorat Situbondo Jatim menyerahkan dokumen dana desa ke kejaksaan
05 January 2024 5:20 WIB, 2024
Pengamat menyesalkan TNI AD tak koordinasi ke polisi terkait relawan Ganjar
05 January 2024 5:17 WIB, 2024
Polres Sukabumi Jabar menangkap pemuda penganiaya perempuan di bawah umur
05 January 2024 5:08 WIB, 2024
Kemen PPPA koordinasi mengkawal penanganan kekerasan seksual guru ngaji
03 January 2024 20:30 WIB, 2024
Polda NTB sebut pemberantasan aksi TPPO masih jadi atensi tahun 2024
03 January 2024 20:06 WIB, 2024
Polda NTB ungkap kepastian hukum kasus penipuan investasi WN Prancis
03 January 2024 18:06 WIB, 2024