Mataram,  (Antara) - Dinas Pertamanan Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menyiapkan lebih dari seribu bibit pohon pelindung yang akan ditanam untuk kebutuhan penghijauan di daerah itu.

"Saat ini kami masih memiliki stok bibit pohon pelindung sekitar seribu lebih dari berbagai jenis, dan harus tertanam tahun ini," kata Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Mataram Nanang Edward di Mataram, Sabtu.

Dikatakannya, beberapa jenis stok bibit pohon pelindung itu antara lain, angsana, saga, cemara laut dan kenari.

Rencananya, akan ditanam pada sejumlah ruas jalan yang masih kosong dari pohon pelindung, antara lain di Jalan Catur Warga, Jalan TGH Faisal, Jalan Adi Sucipto, termasuk di Taman Pantai Ampenan.

Dia mengatakan, pohon pelindung itu akan ditanam pada saat musim hujan, karena jika ditanam saat musim kemarau ini dikhawatirkan akan mati.

"Bukannya tidak bisa memelihara, tetapi kami terkendala alat operasional untuk penyiraman tanaman pada enam kecamatan, apalagi pada musim kemarau," ujarnya.

Di mana, saat ini pihaknya hanya memiliki dua kendaraan, hanya memiliki tiga unit mobil tangki air dengan kapasitas 600 liter, itupun kondisinya sudah sangat memprihatinkan.

Namun demikian, mau tidak mau, pihaknya harus mengoptimalkan kendaraan operasional yang ada untuk menyiram tanaman pada sejumlah RTH, taman-taman kota serta median jalan secara bergantian pada sore hingga malam hari.

"Satu kendaraan kami gunakan melayani dua kecamatan. Jika tidak tananan yang sudah ditanam bisa kering dan mati," ujarnya.

Terkait dengan itu, pihaknya berharap pemerintah dapat merealisasikan usulan pengadaan tiga unit mobil tangki air yang diusulkan tahun 2015, untuk memenuhi kebutuhan pada setiap kecamatan, karena kebutuhan penyiraman akan terus meningkat seiring dengan penataan taman dan pembangunan RTH baru.

Pewarta : Nirkomala
Editor : Yanes
Copyright © ANTARA 2024