Praya, Lombok Tengah (ANTARA) - Sebanyak 93 jamaah umrah asal Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat diperkirakan gagal berangkat setelan selama tiga hari terlantar di Jakarta atau belum ada kepastian pemberangkatan menuju Makkah, Arab Saudi dari pihak travel. 

"Kami berangkat dari bandara Lombok menuju Bandara Jakarta hari Rabu tanggal 5 April dan berangkat menuju Jeddah, namun sampai saat ini belum diberangkatkan," kata salah satu Jemaah asal Praya, Lombok Tengah, TGH Fadil Tohir saat di wawancara secara langsung oleh salah satu TV Nasional di Jakarta, Minggu. 

Ia bersama jemaah berangkat ke Jakarta menggunakan dua pesawat berbeda dengan biaya sendiri untuk pembelian tiket berdasarkan surat pernyataan dari pihak travel dan didukung dengan kode booking pesawat penerbangan menuju Bandara Jenddah.

Setelah sampai di Jakarta dan bertemu dengan pihak travel, dari 93 jamaah yang sudah memiliki visa itu baru 45 jemaah. 

"Kode booking pesawat yang di klaim pihak travel ternyata tidak ada dalam jadwal pemberangkatan pada jam tersebut," katanya. 

Sehingga pihaknya melaporkan hal tersebut kepada aparat pengamanan di Bandara Jakarta untuk memperjelas pemberangkatan dan dijanjikan kepastian hingga tiga hari, sehingga pihaknya masih menunggu informasi tersebut. 

Ia bersama jemaah untuk sementara waktu masih tinggal di salah satu hotel di Tanggerang Selatan untuk menunggu informasi keberangkatan. 

"Ini memang pemberangkatan ketiga. Informasi tiket ada atau tidak menuju Makkah kita masih menunggu," katanya. 

Hingga berita ini diturunkan, pihak travel masih belum dikonfirmasi.

Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2024