Mataram,  (Antara NTB)- Komisi Pemilihan Umum Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat telah melakukan kunjungan kepada sejumlah partai politik pemenang pemilu di daerah ini dan meminta parpol mendukung pemilihan kepala daerah untuk mewujudkan pilkada yang bersih dan bermartabat.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Mataram HM Ainul Asikin di Mataram, Kamis, mengatakan kunjungannya bersama komisioner KPU setempat sebenarnya untuk silaturahim sekaligus memberikan sosialisasi tentang gambaran pelaksanaan Pilkada Kota Mataram yang direncanakan akan berlangsung Desember 2015.

"Dalam kesempatan itu, kami meminta kepada pimpinan beserta jajaran pengurus parpol agar dapat mendukung pelaksanaan pilkada yang bersih dan bermartabat di daerah ini," katanya.

Asikin juga menyampaikan saat ini berbagai tahapan pilkada sifatnya masih menunggu revisi Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1/2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota yang telah disahkan, sehingga tahapan-tahapan pilkada belum dapat dilaksanakan.

"Tetapi, kami tetap melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, seperti Dinas Kependudukan Catatan Sipil terkait dengan jumlah penduduk yang akan masuk daftar pemilih tetap, serta aparat kepolisian terkait dengan sistem pengamanan pilkada," katanya.

Menurut dia, sosialisasi tentang aturan dan tahapan pilkada akan dilakukan setelah adanya revisi perppu yang dijadwalkan hingga 17 Februari 2015.

Setelah revisi perppu rampung, katanya, pihaknya akan melakukan sosialisasi langsung ke semua partai politik yang akan mengusung calon kepala daerah. Tujuannya agar partai dapat mengumpulkan para pengurus serta kader mereka sehingga sasaran sosialisasi bisa lebih luas.

"Kalau dulu kami hanya mengundang beberapa pengurus parpol untuk ikut sosialisasi, sementara kader dan pengurus lainnya tidak bisa ikut, sekarang sistemnya dibalik, kami yang akan datang ke parpol," ujarnya

Dikatakannya, sosialisasi ini penting sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat sekaligus partisipasi pemilih pada saat pilkada

Untuk itu, selain melakukan sosialisasi langsung ke parpol, KPU Kota Mataram berencana menggelar pawai budaya.

"Bentuk sosialisasi pilkada melalui parade budaya itu menyontoh strategi dari Kota Bandung, Jawa Barat, yang didapat ketika KPU Kota Mataram melakukan kunjungan kerja ke Kota Bandung akhir tahun 2014," katanya.

Ia mengakui, sosialisasi merupakan salah satu ujung tombak kesuksesan pelaksanaan pemilu, baik pemilu presiden, legislatif maupun kepala daerah. Alasannya, dengan sosialisasi masyarakat dapat mengetahui hak demokrasinya sebagai warga negara, salah satunya dengan menyalurkan hak suara dalam setiap pemilu. (*)