Perahu pemancing dihantam ombak hingga karam di Perairan Gili Banta Bima
Senin, 5 Juni 2023 0:46 WIB
Para pemancing tenggelam saat dilakukan evakuasi di Pelabuhan Bima, Nusa Tenggara Barat (ANTARA/Humas Polda NTB)
Mataram (ANTARA) - Polres Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengevakuasi penumpang perahu yang dihantam gelombang tinggi di wilayah perairan Gili Banta di daerah setempat saat mereka pulang memancing, Minggu (4/6).
"Sebanyak sembilan penumpang perahu tersebut selamat," kata Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi dalam keterangan tertulisnya di Mataram.
Peristiwa kecelakaan laut tersebut bermula ketika para korban yang berjumlah 9 orang pergi memancing ikan menggunakan perahu di wilayah setempat. Selanjutnya, setelah selesai memancing dan mereka kembali pulang menuju pelabuhan Sape, namun saat masih di tengah laut tiba-tiba perahu yang ditumpangi dihantam ombak.
"Akibat peristiwa itu perahu korban tenggelam," katanya.
Salah satu dari penumpang yang berhasil selamatkan diri kemudian mengirim pesan singkat via handphone yang ditujukan pada Waka Polres Bima Kota Kompol Mujahidin.
"Berdasar informasi dari salah seorang penumpang perahu boat yang berhasil menyelamatkan diri dan tertolong hingga berada di pelabuhan Langgudu, Kabupaten Bima. Ada 8 lainnya yang masih berada di sekitar perahu boat yang tenggelam tersebut," katanya.
Tim penyelamat dari Polres Bima Kota yakni Sat Polairud, KP3 Laut serta personil gabungan lainnya, langsung bergerak menuju sekitar perairan Gili Banta untuk melakukan tindakan penyelamatan.
"Sebanyak 4 orang lebih dulu selamat dengan bantuan KM Feri yang melintas dari Pelabuhan Sape menuju Pelabuhan Labuan Bajo NTT," katanya.
Kemudian, KP3 Sape, Sat Polairud dan masyarakat serta Bhabinkamtibmas setempat berangkat dengan menggunakan dua unit perahu nelayan untuk menyelamatkan para korban selamat yang saat itu berhasil menyelamatkan diri ke perbukitan di daerah setempat.
"Sebanyak 5 orang yang berhasil menyelamatkan diri dengan menggunakan boks ikan dan menepi ke perbukitan sekitar Gili Banta," katanya.
"Sebanyak sembilan penumpang perahu tersebut selamat," kata Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi dalam keterangan tertulisnya di Mataram.
Peristiwa kecelakaan laut tersebut bermula ketika para korban yang berjumlah 9 orang pergi memancing ikan menggunakan perahu di wilayah setempat. Selanjutnya, setelah selesai memancing dan mereka kembali pulang menuju pelabuhan Sape, namun saat masih di tengah laut tiba-tiba perahu yang ditumpangi dihantam ombak.
"Akibat peristiwa itu perahu korban tenggelam," katanya.
Salah satu dari penumpang yang berhasil selamatkan diri kemudian mengirim pesan singkat via handphone yang ditujukan pada Waka Polres Bima Kota Kompol Mujahidin.
"Berdasar informasi dari salah seorang penumpang perahu boat yang berhasil menyelamatkan diri dan tertolong hingga berada di pelabuhan Langgudu, Kabupaten Bima. Ada 8 lainnya yang masih berada di sekitar perahu boat yang tenggelam tersebut," katanya.
Tim penyelamat dari Polres Bima Kota yakni Sat Polairud, KP3 Laut serta personil gabungan lainnya, langsung bergerak menuju sekitar perairan Gili Banta untuk melakukan tindakan penyelamatan.
"Sebanyak 4 orang lebih dulu selamat dengan bantuan KM Feri yang melintas dari Pelabuhan Sape menuju Pelabuhan Labuan Bajo NTT," katanya.
Kemudian, KP3 Sape, Sat Polairud dan masyarakat serta Bhabinkamtibmas setempat berangkat dengan menggunakan dua unit perahu nelayan untuk menyelamatkan para korban selamat yang saat itu berhasil menyelamatkan diri ke perbukitan di daerah setempat.
"Sebanyak 5 orang yang berhasil menyelamatkan diri dengan menggunakan boks ikan dan menepi ke perbukitan sekitar Gili Banta," katanya.
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tim SAR gabungan mencari pemancing hilang di Bendungan Lombok Timur
18 November 2024 18:54 WIB, 2024
Sebanyak 345 pemancing ramaikan turnamen mancing Piala Kapolda NTT
29 September 2024 15:43 WIB, 2024
Alhamdulillah!! Tim SAR temukan jasad pemancing asal Lombok Barat di dasar laut
24 May 2024 10:25 WIB, 2024
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Pengelolaan sampah Nasional naik ke 24,95 persen, Target 100 persen masih jauh
11 February 2026 17:18 WIB
Sebanyak 1,67 juta orang diprediksi padati Ketapang--Gilimanuk pada Lebaran
11 February 2026 6:40 WIB