Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menyebut proses pembelajaran harus didasari kebutuhan peserta didik sebagai dasar dari proses pembelajaran itu sendiri.


Karena sebelum Program Merdeka Belajar diterapkan, tambah Rerie, Sekolah Sukma Bangsa di Aceh telah mengembangkan model pendidikan berbasis prinsip School that Learns yang senafas dengan Program Merdeka Belajar.

"Tugas para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah harus mendukung untuk terus membuka ruang-ruang pembelajaran tersebut dapat direalisasikan dalam sistem pendidikan nasional kita," tambahnya.

Rerie juga mendorong agar negeri ini mampu mewujudkan pola pembelajaran yang efektif melalui perbaikan sistem pendidikan dan terpenting pada Program Merdeka Belajar yang diterapkan saat ini mencakup aspek tidak satu pun peserta didik yang ditinggalkan.

Baca juga: Pelestarian bahasa daerah perkuat akar budaya
Baca juga: Wakil Ketua MPR menanggapi putusan MK soal perbedaan sikap hakim

Hadir pada workshop tersebut Wiyono (Koordinator Widya Iswara Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah), Susanto (Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Pendidik, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Jepara), M. Elfin Noor (Narasumber Workshop), para anggota DPRD Kabupaten Jepara, Fraksi NasDem dan para guru di Kabupaten Jepara.

 

Pewarta : Hendri Sukma Indrawan
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2024