Ternate (ANTARA) - PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ternate, Maluku Utara, menyebutkan pembangunan  Dermaga Satu Pelabuhan Penyeberangan  Bastiong, Ternate, rampung awal Desember 2023, guna mendukung kelancaran mobilitas orang dan barang.

"Pengerjaan dermaga yang berada di bagian Utara Pelabuhan Penyeberangan Bastiong, Ternate, hingga kini mencapai 66 persen, sehingga kami meminta kontraktor, agar bekerja dengan ekstra, agar awal bulan Desember 2023 bisa dioperasikan," kata GM PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ternate, Ardian dihubungi di Ternate, Selasa (14/11).

Dia mengatakan dermaga itu dapat mulai dioperasikan saat penyelenggaraan Hari Nusantara di Kota Tidore Kepulauan pada 10 - 13 Desember 2023. Dermaga Satu di Pelabuhan Penyeberangan Ferry Bastiong, Ternate rusak akibat tertabrak kapal Ferry City Line pada 10 Mei 2023 sehingga dermaga yang berada di bagian Utara itu rusak parah.

Dirinya menjelaskan, saat ini pihaknya hanya menggunakan satu dermaga yang berada di bagian Selatan di Pelabuhan Penyeberanhan Ferry Bastiong, Ternate, sehingga pelayanan  belum optimal, karena antrean kapal cukup banyak di dermaga itu.

"Kami terus berkoordinasi baik dengan Pemkot Tidore Kepulauan maupun Pemprov Maluku Utara, mengenai berbagai persiapan dalam penyelenggaraan Hari Nusantara yang digelar di Kota Tidore Kepulauan," ujar GM PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ternate.

Oleh karena itu, lanjut Ardian, pihaknya telah melaporkan perkembangan dengan Pemprov Malut, agar bersama - sama mendorong dengan mengingatkan kontraktor, untuk dipercepat pengerjaan dermaga itu. Dia mengatakan dalam menyukseskan Hari Nusantara yang merupakan agenda nasional itu, pihaknya menyerahkan seluruh kapal untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat yang menggunakan jasa transportasi laut melalui Pelabuhan Penyeberangan Ferry Bastiong, yang berada di Kecamatan Ternate Selatan itu.

Sementara, Gubernur Provinsi Maluku Utara Abdul Gani Kasuba selaku perwakilan tuan rumah, bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Tidore. Kesiapan Tidore selaku tuan rumah diharapkan dapat berdampak dalam meningkatkan perekonomian lokal. Tidak hanya saat penyelenggaraan berlangsung, namun juga secara berkelanjutan.

"Provinsi Maluku Utara di perairan lebih luas dibanding di daratan dan pergerakan ekonomi dominan lewat jalur laut. Pada kesempatan ini, saya memohon supaya berbagai pihak dapat meningkatkan kerja sama dan kolaborasi, untuk menyukseskan agenda di Maluku Utara," kata Abdul Gani Kasuba.

Selain fokus dalam persiapan peringatan Hari Nusantara 2023, ia mengatakan saat ini Maluku Utara juga sedang fokus meningkatkan akses transportasi udara lewat pembangunan Bandara Loleo dan gencar mempromosikan pariwisata, khususnya di Kepulauan Widi yang akan menggelar festival pada akhir tahun 2023.

Sebagai dukungan suksesnya kegiatan itu, Kemenhub menyiapkan sejumlah sarana dan prasarana transportasi, yakni menyediakan 30 unit bus ukuran mikro di Tidore dan Ternate selama pelaksanaan kegiatan.

Baca juga: Jaksa menyiapkan materi persidangan in absentia DPO kasus kolam labuh
Baca juga: DPO korupsi kolam labuh Lotim diduga di Bandung bahkan jadi pengurus Parpol

Selain itu, akan ada empat unit kapal rute Bastiong Ternate-Rum Tidore yang beroperasi sebanyak tiga trip pada pukul 08.00 WIT, 12.30 WIT, dan 15.30 WIT dan rute Bastiong-Sofifi dan Bastiong-Sidangoli serta 11 unit kapal penyeberangan perintis dengan 22 lintasan.


 

Pewarta : Abdul Fatah
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2024