Kondisi jalan gelap jadi faktor penyebab laka lantas di Mataram
Selasa, 2 Januari 2024 13:23 WIB
Kepala Satlantas Polresta Mataram Kompol Bowo Tri Handoko. ANTARA/Dhimas B.P.
Mataram (ANTARA) - Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat Kompol Bowo Tri Handoko menyampaikan kondisi jalan yang gelap karena kurangnya penerangan jalan umum menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas.
"Sepanjang tahun 2023, kebanyakan laka lantas ini terjadi di daerah Narmada, itu memang disebabkan karena di sana penerangan jalan yang kurang, itu berpengaruh," kata Kompol Bowo di Mataram, Selasa.
Baca juga: Polisi menyelidiki penyebab kecelakaan beruntun di Mataram
Dia mengatakan jalan di kawasan Narmada yang masuk dalam wilayah Kabupaten Lombok Barat itu kerap terjadi peristiwa laka lantas karena tergolong jalur lintas provinsi.
"Jadi, di sana banyak kendaraan yang melintas dari luar daerah, tidak bisa kita pungkiri kalau mereka berkendara dengan kecepatan yang cukup tinggi. Itu yang perlu diwaspadai bersama sehingga butuh penerangan jalan umum yang memadai," ujarnya.
Dengan melihat persoalan tersebut sebagai salah satu faktor penyebab terjadi laka lantas, Bowo menyampaikan bahwa pihaknya sudah bersurat kepada instansi berwenang agar menyediakan penerangan jalan umum yang memadai, khususnya di jalur lintas provinsi.
"Kami sebenarnya sudah sering bersurat ke dinas PU atau dinas penerangan jalan untuk segera memasang di titik-titik yang rawan terjadi kecelakaan seperti di Narmada ini. Semoga di tahun 2024 ini bisa segera direalisasikan," kata dia.
Baca juga: Kecelakaan maut tiga tewas, Kapolsek Sembalun imbau pembatas jalan di Pusuk segera dipasang
Lebih lanjut, Bowo menyampaikan bahwa refleksi data laka lantas pada tahun 2023 akan menjadi bahan perbaikan pelayanan pada tahun 2024.
Meskipun dari data perbandingan tahun 2023 dengan 2024 terjadi peningkatan jumlah laka lantas, namun untuk fatalitas korban menurun.
"Tentu dengan melihat data tahun 2023 ini kami pada tahun 2024 akan lebih meningkatkan upaya hukum preemtif, preventif, dan represif. Kami akan melakukan analisa dan evaluasi dimana titik-titik yang sering terjadi laka lantas," ujarnya.
Baca juga: Cegah laka lantas dan edukasi warga, Sat Lantas Polres KSB laksanakan Penling
"Sepanjang tahun 2023, kebanyakan laka lantas ini terjadi di daerah Narmada, itu memang disebabkan karena di sana penerangan jalan yang kurang, itu berpengaruh," kata Kompol Bowo di Mataram, Selasa.
Baca juga: Polisi menyelidiki penyebab kecelakaan beruntun di Mataram
Dia mengatakan jalan di kawasan Narmada yang masuk dalam wilayah Kabupaten Lombok Barat itu kerap terjadi peristiwa laka lantas karena tergolong jalur lintas provinsi.
"Jadi, di sana banyak kendaraan yang melintas dari luar daerah, tidak bisa kita pungkiri kalau mereka berkendara dengan kecepatan yang cukup tinggi. Itu yang perlu diwaspadai bersama sehingga butuh penerangan jalan umum yang memadai," ujarnya.
Dengan melihat persoalan tersebut sebagai salah satu faktor penyebab terjadi laka lantas, Bowo menyampaikan bahwa pihaknya sudah bersurat kepada instansi berwenang agar menyediakan penerangan jalan umum yang memadai, khususnya di jalur lintas provinsi.
"Kami sebenarnya sudah sering bersurat ke dinas PU atau dinas penerangan jalan untuk segera memasang di titik-titik yang rawan terjadi kecelakaan seperti di Narmada ini. Semoga di tahun 2024 ini bisa segera direalisasikan," kata dia.
Baca juga: Kecelakaan maut tiga tewas, Kapolsek Sembalun imbau pembatas jalan di Pusuk segera dipasang
Lebih lanjut, Bowo menyampaikan bahwa refleksi data laka lantas pada tahun 2023 akan menjadi bahan perbaikan pelayanan pada tahun 2024.
Meskipun dari data perbandingan tahun 2023 dengan 2024 terjadi peningkatan jumlah laka lantas, namun untuk fatalitas korban menurun.
"Tentu dengan melihat data tahun 2023 ini kami pada tahun 2024 akan lebih meningkatkan upaya hukum preemtif, preventif, dan represif. Kami akan melakukan analisa dan evaluasi dimana titik-titik yang sering terjadi laka lantas," ujarnya.
Baca juga: Cegah laka lantas dan edukasi warga, Sat Lantas Polres KSB laksanakan Penling
Pewarta : Dhimas Budi Pratama
Editor : Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tabrak boca 4 tahun, Dua kelompok pemuda di Lombok Timur saling serang
05 April 2025 15:42 WIB, 2025
Gubernur NTB, NTT dan Bali perkuat konektivitas dan pariwisata saat retret
25 February 2025 11:44 WIB, 2025
Jasa Raharja sebut korban Laka Tol Jakarta-Cikampek terjamin seluruhnya
08 April 2024 17:29 WIB, 2024
Polisi Mataram selidiki penyebab kecelakaan beruntun tewaskan mahasiswi asal Lombok Timur
27 December 2022 6:07 WIB, 2022
Ketua Bawaslu Jatim 2017-2022 meninggal akibat kecelakaan lalu lintas di Pamekasan
08 November 2022 13:54 WIB, 2022
Kecelakaan maut tiga tewas, Kapolsek Sembalun imbau pembatas jalan di Pusuk segera dipasang
13 July 2022 22:13 WIB, 2022
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Inspektorat Situbondo Jatim menyerahkan dokumen dana desa ke kejaksaan
05 January 2024 5:20 WIB, 2024
Pengamat menyesalkan TNI AD tak koordinasi ke polisi terkait relawan Ganjar
05 January 2024 5:17 WIB, 2024
Polres Sukabumi Jabar menangkap pemuda penganiaya perempuan di bawah umur
05 January 2024 5:08 WIB, 2024
Kemen PPPA koordinasi mengkawal penanganan kekerasan seksual guru ngaji
03 January 2024 20:30 WIB, 2024
Polda NTB sebut pemberantasan aksi TPPO masih jadi atensi tahun 2024
03 January 2024 20:06 WIB, 2024
Polda NTB ungkap kepastian hukum kasus penipuan investasi WN Prancis
03 January 2024 18:06 WIB, 2024