Wisma Daerah Sumbawa Terbakar
Selasa, 11 Juli 2017 17:00 WIB
Suasana saat Wisma Daerah Sumbawa terbakar. (Foto Antara NTB/ist)
Mataram (Antara NTB) - Wisma Daerah Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, yang terletak di Jalan Merdeka Nomor 1 Sumbawa Besar, ludes terbakar pada Selasa, sekitar pukul 10.00 WITA.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa Zainal Abidin, yang dihubungi dari Mataram, membenarkan peristiwa kebakaran bangunan yang berada di samping pendopo Bupati Sumbawa itu.
"Hingga pukul 14.00 WITA, petugas pemadam kebakaran masih berupaya memadamkan sisa api yang masih menyala," katanya.
Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut. Namun, sejumlah saksi mata menyebutkan bahwa api bersumber dari bagian timur wisma.
Dinas Kebakaran Pemkab Sumbawa mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran dibantu satu unit mobil "water canon" milik Polres Sumbawa.
Pihak Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin juga mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran untuk membantu proses pemadaman api.
Sementara itu, Kapolres Sumbawa AKBP Yusuf Sutedjo, mengatakan akibat kebakaran tersebut hampir 90 persen gedung bersejarah itu terbakar karena faktor angin yang cukup kencang.
"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah," ujarnya.
Dugaan sementara, kata dia, bangunan yang pernah menjadi tempat pertemuan antara Presiden Soekarno, dengan Sultan Bima dan Sultan Sumbawa tersebut terbakar akibat hubungan arus pendek listrik.
Namun untuk memastikan penyebab pastinya, tim forensik bersama pemerintah daerah akan melakukan olah tempat kejadian untuk mengetahui asal muasal api yang menghanguskan gedung serta mengetahui kerugian materi akibat kebakaran tersebut.
"Setelah api padam dan kondisi dirasa aman, kami akan lakukan olah tempat kejadian perkara," katanya. (*)
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa Zainal Abidin, yang dihubungi dari Mataram, membenarkan peristiwa kebakaran bangunan yang berada di samping pendopo Bupati Sumbawa itu.
"Hingga pukul 14.00 WITA, petugas pemadam kebakaran masih berupaya memadamkan sisa api yang masih menyala," katanya.
Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut. Namun, sejumlah saksi mata menyebutkan bahwa api bersumber dari bagian timur wisma.
Dinas Kebakaran Pemkab Sumbawa mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran dibantu satu unit mobil "water canon" milik Polres Sumbawa.
Pihak Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin juga mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran untuk membantu proses pemadaman api.
Sementara itu, Kapolres Sumbawa AKBP Yusuf Sutedjo, mengatakan akibat kebakaran tersebut hampir 90 persen gedung bersejarah itu terbakar karena faktor angin yang cukup kencang.
"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah," ujarnya.
Dugaan sementara, kata dia, bangunan yang pernah menjadi tempat pertemuan antara Presiden Soekarno, dengan Sultan Bima dan Sultan Sumbawa tersebut terbakar akibat hubungan arus pendek listrik.
Namun untuk memastikan penyebab pastinya, tim forensik bersama pemerintah daerah akan melakukan olah tempat kejadian untuk mengetahui asal muasal api yang menghanguskan gedung serta mengetahui kerugian materi akibat kebakaran tersebut.
"Setelah api padam dan kondisi dirasa aman, kami akan lakukan olah tempat kejadian perkara," katanya. (*)
Pewarta :
Editor : Awaludin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Inspektorat Situbondo Jatim menyerahkan dokumen dana desa ke kejaksaan
05 January 2024 5:20 WIB, 2024
Pengamat menyesalkan TNI AD tak koordinasi ke polisi terkait relawan Ganjar
05 January 2024 5:17 WIB, 2024
Polres Sukabumi Jabar menangkap pemuda penganiaya perempuan di bawah umur
05 January 2024 5:08 WIB, 2024
Saksi sidang korupsi Poltekkes Mataram mengungkap ada barang tak berguna
04 January 2024 17:48 WIB, 2024
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Inspektorat Situbondo Jatim menyerahkan dokumen dana desa ke kejaksaan
05 January 2024 5:20 WIB, 2024
Pengamat menyesalkan TNI AD tak koordinasi ke polisi terkait relawan Ganjar
05 January 2024 5:17 WIB, 2024
Polres Sukabumi Jabar menangkap pemuda penganiaya perempuan di bawah umur
05 January 2024 5:08 WIB, 2024
Saksi sidang korupsi Poltekkes Mataram mengungkap ada barang tak berguna
04 January 2024 17:48 WIB, 2024