Festival Bale Nagi harus bermanfaat bagi masyarakat
Selasa, 2 April 2024 19:55 WIB
Arsip Foto - Pembukaan Festival Bale Nagi di Larantuka ditandai dengan penyalaan api, Flores Timur, NTT, Selasa (11/4/2023) malam. (ANTARA/Fransiska Mariana Nuka)
Larantuka (ANTARA) - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno berharap Festival Bale Nagi di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) harus bisa memberi dampak bagi masyarakat.
"Saya berharap event ini bisa berkontribusi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat," kata Sandiaga melalui tayangan video dalam acara pembukaan Festival Bale Nagi di Larantuka, ibu kota Kabupaten Flores Timur, Selasa malam.
Festival Bale Nagi merupakan salah satu festival di NTT yang lolos kurasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2024.
Menparekraf Sandiaga memberikan apresiasi ke Pemerintah Kabupaten Flores Timur dan semua pihak yang telah berkontribusi untuk terlaksananya Festival Bale Nagi 2024.
Ia berharap festival itu memberikan dampak nyata bagi peningkatan pariwisata dan ekonomi kreatif di NTT. Menurut dia, event ini tentunya diharapkan menggiatkan industri pariwisata dan ekonomi kreatif untuk semakin kreatif.
Tak hanya itu, produk-produk yang dihasilkan dalam festival ini diharapkan dapat dikemas dengan baik untuk menarik wisatawan.
"Juga membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya," ucapnya.
Sebagaimana tema besar Festival Bale Nagi 2024 yakni "Mari Torang Sesama Bua Bae Nagi Tana", Sandiaga berharap semua pihak bersama-sama membangun daerah menjadi lebih baik dan sukseskan festival itu.
Baca juga: Indonesia konsisten jadikan keuangan syariah strategi pembangunan
Baca juga: Festival kuliner dongkrak bisnis UMKM Jayapura
"Selalu ingat dengan kampung halaman tercinta," kata Sandiaga.
Festival Bale Nagi 2024 berlangsung mulai tanggal 2 April hingga 6 April 2024. Festival ini diisi dengan banyak acara seni dan budaya, karnaval, pameran ekonomi dan kreatif, workshop, dan berbagai mata acara lain.
"Saya berharap event ini bisa berkontribusi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat," kata Sandiaga melalui tayangan video dalam acara pembukaan Festival Bale Nagi di Larantuka, ibu kota Kabupaten Flores Timur, Selasa malam.
Festival Bale Nagi merupakan salah satu festival di NTT yang lolos kurasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2024.
Menparekraf Sandiaga memberikan apresiasi ke Pemerintah Kabupaten Flores Timur dan semua pihak yang telah berkontribusi untuk terlaksananya Festival Bale Nagi 2024.
Ia berharap festival itu memberikan dampak nyata bagi peningkatan pariwisata dan ekonomi kreatif di NTT. Menurut dia, event ini tentunya diharapkan menggiatkan industri pariwisata dan ekonomi kreatif untuk semakin kreatif.
Tak hanya itu, produk-produk yang dihasilkan dalam festival ini diharapkan dapat dikemas dengan baik untuk menarik wisatawan.
"Juga membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya," ucapnya.
Sebagaimana tema besar Festival Bale Nagi 2024 yakni "Mari Torang Sesama Bua Bae Nagi Tana", Sandiaga berharap semua pihak bersama-sama membangun daerah menjadi lebih baik dan sukseskan festival itu.
Baca juga: Indonesia konsisten jadikan keuangan syariah strategi pembangunan
Baca juga: Festival kuliner dongkrak bisnis UMKM Jayapura
"Selalu ingat dengan kampung halaman tercinta," kata Sandiaga.
Festival Bale Nagi 2024 berlangsung mulai tanggal 2 April hingga 6 April 2024. Festival ini diisi dengan banyak acara seni dan budaya, karnaval, pameran ekonomi dan kreatif, workshop, dan berbagai mata acara lain.
Pewarta : Fransiska Mariana Nuka
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ekowisata Bale Mangrove Jerowaru binaan PLN NTB tunjukkan kepedulian lingkungan
30 July 2025 18:20 WIB
PLN NTB raih penghargaan Indonesia Green Awards 2025 untuk pengembangan ekowisata Bale Mangrove
18 January 2025 23:07 WIB, 2025
PLN NTB sebut Program TJSL wujud komitmen pembangunan berkelanjutan
03 November 2024 16:26 WIB, 2024
PLN NTB dorong peningkatan ekonomi dan lingkungan dengan program Desa Berdaya
15 September 2024 22:18 WIB, 2024